Banjarmasin, kalselpos.com – Jelang perayaan natal dan tahun baru harga-harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan mengalami kenaikan.
Seperti yang terjadi di Pasar Sejumput Teluk Tiram Laut Banjarmasin Barat yang terpantau kalselpos.com pada Rabu (16/12/2020).
Di pasar ini,sejumlah kebutuhan pokok seperti ikan segar, baik ikan laut maupun ikan air tawar telah mengalami kenaikan.
Harga ikan laut rata-rata mengalami kenaikan cukup signifikan. Kenaikan harga ini, dirasakan sudah hampir dua pekan.
Rustam, salah satu pedagang ikan laut di pasar tersebut menduga kondisi saat ini disebabkan karena pengaruh cuaca buruk yaitu gelombang laut yang tinggi sehingga nelayan tidak banyak beraktivitas.
Seperti harga Ikan Lajang yang sebelumnya hanya berkisar 13 ribu rupiah,kini sudah mencapai 25 ribu rupiah per kilogramnya.
“Ikan lajang sampai mencapai dua puluh lima ribu rupiah per kilogramnya padahal sebelumnya hanya di kisaran tiga belas ribu rupiah, ini lantaran tingginya gelombang di laut,” ucapnya pada kalselpos.com.
Rustam juga menyebut kenaikan harga ikan ini juga dipengaruhi semakin dekatnya perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Disisi lain harga ini melambung karena mendekati perayaaan Hari Natal dan Tahun Baru, jadi stoknya terbatas,” sebutnya.
Sementara ikan air tawar atau ikan rawa seperti ikan gabus, di pasar ini, sudah mencapai Rp 70.000 per kilogramnya.
Menurut salah seorang pedagang ikan air tawar, Muhammad Taufik menuturkan, hal ini terjadi lantaran musim hujan yang menyebabkan pasangnya air, sehingga ikan rawa sulit untuk didapat.
“Naiknya harga ikan haruan ini lantaran terbatasnya stok,ini diakibatkan musim hujan sehingga keberadaan ikan haruan sulit di dapat,” tutur Taufik
Taufik berharap stok ikan Gabus bisa kembali normal agar ketersediaannya dapat mencukupi kebutuhan pembeli.
kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional
Download aplikasi kalselpos.com versi android kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com
Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri.





