Penjual Kue Basah hanya bisa pasrah di situasi Pandemi 

Kotabaru, kalselpos.com – Lesunya daya beli masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, sangat berpengaruh sekali terhadap pedagang kecil yang ada di Kotabaru.

Bacaan Lainnya

Ini contoh yang dirasakan oleh salah satu pedagang kecil penjual Kue Laksa, Putu Mayang dan Es Kelapa Muda.

Saat dijumpai kalselpos, Kamis (3/9) Norman penjual kue laksa, putu mayang dan es kelapa muda yang berlokasi di Jalan Biduri Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara mengatakan, sudah hampir 4 bulan terakhir ini penjualan kue dan es sangat menurun sekali di bandingkan di bulan-bulan sebelum pandemi Covid-19.

“Yah, apa yang mau dikata bukan hanya saya sendiri yang mendapatkan imbasnya mungkin pedagang yang lain seperti saya juga merasakan hal yang sama,” ucap Norman dengan tegar.

Norman juga membeberkan, “biasanya membikin adonan laksa dan putu mayang 5 sampai 6 kilo tepung beras yang digunakan, tapi sekarang hanya 2 kilo aja lagi yang diperlukan penurunan ini tentunya juga berdampak terhadap pada keuntungan yang kita dapat apa lagi penjualan es kelapa yang 15 biji perhari ini cuma 8 biji aja lagi itu pun bisa tersisa tidak habis dijual,” ungkapnya.

Dalam situasi pandemi ini pemerintah terus memberikan bantuan-bantuan yang disalurkan melalui program-program seperti BST, BLT dan program yang lain bagi untuk warga masyarakat yang tidak mampu. 

“Semoga situsi ini dapat kembali normal seperti sedia kala agar masyarakat dapat kembali melakukan aktifitasnya seperti biasa,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Pos terkait