kalselpos.com -Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sempat digegerkan seringnya kehilangan baju dan pakaian dalam perempuan.
Menurut informasi yang dihimpun kalselpos.com, akhirnya sejumlah warga melapor ke Kantor Desa Natai Baru, Rabu (22/7/2020) siang atas kejadian tersebut.
Warga pun sebenarnya sudah mencurigai dan merasa yakin yang melakukan aksi pencurian itu adalah ST (45), warga
RT 8 di lokasi kebun karet desa setempat.
Karena sudah tak lagi bisa menahan emosi, belasan warga dari sejumlah RT di desa itu, langsung menggrebek tempat tinggal ST di sebuah pondok berukuran 3×3 meter.
Saat terjadinya penggrebekan itu ST sempat kabur dengan membawa parang ke arah kebun dan hutan desa.
Dan menurut keterangan warga saat itu ST mengeluarkan ancaman, akan membunuh warga jika melaporkan dirinya ke polisi.
Karuan, warga menjadi tambah berang setelah menyaksikan di dalam pondok itu menyaksikan ribuan pakaian dalam dan baju perempuan mulai dari rok, hijab, daster, bra atau BH hingga celana dalam.
Pakaian itu ditumpuk di lantai dan di atasnya diberikan kasur tipis sebagai tempat tidur. Seisi pondok dipenuhi baju perempuan yang sudah ditata sedemikian rupa.
Bahkan ada dua bentuk boneka perempuan yang dibuat TS menggunakan celana, BH, dan baju supaya mirip dengan perempuan sesungguhnya.
Terungkapnya penemuan ini tentu saja menjawab siapa pelaku pencuri pakaian dalam dan baju perempuan warga Desa Natai Baru selama ini.
Namun, motif pencuriannya masih menjadi misteri karena pelaku ST saat penggrebekan hari Rabu siang itu, melarikan diri ke dalam hutan.
kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia
Editor: Bambang CE
Sumber: Net/ *





