Kotabaru, kalselpos.com– Dampak Pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh warga nelayan khusus pencari Kerang yang berada di Desa Teluk Gosong Kecamatan Pulau Laut Timur cukup terasa karena hasil nelayan pencari kerang tidak bisa dipasarkan dikarenakan pembeli yang biasanya datang dari Banjarmasin kedesa ini tidak ada yang masuk dan ini dirasakan selama kurang lebih tiga bulan, hal ini dikatakan oleh Kepala Desa Teluk Gosong Samsul Riadi kepada kalselpos.com di kantor, Rabu (17/6) kemarin sore.
“Untuk memenuhi keperluan sehari-harinya, warga nelayan pun banyak yang jadi pekerja bangunan karena tidak ada pekerjaan yang lain yang bisa dikerjakan,” ucap Kepala Deaa.
Setelah pemerintah memberlakukan New Normal lanjutnya, secara berangsur-angsur warga nelayan pun sudah banyak yang turun ke laut untuk mencari kerang, pasalnya pembeli dari Kota Banjarmasin sudah ada yang datang untuk membeli.
Disinggung mengenai pembagian bantuan sosial paket sembako dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial ia juga menjelaskan, bantuan paket sembako yang diterima sudah disalurkan kepada warga yang berhak menerima, begitu juga Bantuan Sosial Tunai (BST) berupa uang 600.000 rupiah dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial selama tiga bulan yang penyalurannya pun melalui PT Pos juga sudah diterima oleh warga yang berhak menerima.
“Sedangkan Batuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini belum disalurkan masih menunggu APBDes perubahan yang akan di evaluasi dulu di Kecamatan baru di bawa ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Inspktorat, kalau semua sudah selesai dan diterima baru bisa diusulkan pencairan dananya,” pungkasnya.
kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia
Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain





