Bupati HSS Hadiri Rakor Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Stanspotasi 

Teks foto: RAKOR- Bupati HSS, Syafrudin Noor didampingi Kepala Dishub Kabupaten HSS, Tajiddin Noor menghadiri rakor harmonis kebijakan pemenuhan SDM.(Kominfo)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com– Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syafrudin Noor, didanpingi Kepala Dinas Perhubungan, Tajiddin Noor, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI), di Redtop Hotel dan Convention Center, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

 

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten HSS, Tajiddin Noor, mengatakan rakor digelar dalam rangka harmonisasi kebijakan pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi untuk dalam mendukung penguatan kinerja pemerintah daerah (pemda).

 

Selain itu, untuk membangun peluang kerja sama antara pemerintah pusat dan pemda dalam penyiapan SDM transportasi yang berkualitas.

 

Menurutnya, kerja sama yang akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang diharapkan dapat terwujud proyeksi pemenuhan SDM transportasi yang kompeten dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

 

Rencana kerja sama tersebut meliputi peran masing-masing pihak, dimana Kemenhub akan berfokus pada penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan kompetensi SDM, sementara pemda bertanggung jawab dalam penyiapan kebutuhan ASN, pembiayaan, penempatan tugas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah.

 

Sementara program pendidikan yang direncanakan mencakup jenjang Diploma IV (D4) untuk jabatan pengawas transportasi darat, Diploma III (D3) untuk petugas transportasi darat.

 

“Para peserta didik nantinya akan dikembalikan ke daerah asal untuk mengisi kebutuhan formasi yang telah direncanakan,” ujarnya.

 

Saat ini, Dishub HSS penyiapan SDM di bidang transportasi darat menjadi hal yang sangat penting dan strategis, mengingat kebutuhan daerah yang terus berkembang.

 

“Usulan kerja sama tersebut juga dilengkapi dengan peta jabatan, analisis beban kerja (ABK), serta proyeksi kebutuhan SDM perhubungan untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.

 

Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang memiliki latar belakang pendidikan perhubungan masih terbatas, yakni sebanyak 8 orang, dengan 1 orang masih dalam masa pendidikan.

 

“Kita berharap kerja sama dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM transportasi di daerah, sehingga mampu mendukung pelayanan publik yang lebih optimal dan pembangunan sektor transportasi yang berkelanjutan,” ujarnya.(fan)

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait