Kondisi TPS Pelambuan bikin resah Warga

Teks foto : Kondisi TPS di Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Keberadaan tumpukan sampah yang meluber bercampur dengan genangan air di Jalan P.M Noor, tepat di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin dinilai meresahkan dan berbahaya.

 

Bacaan Lainnya

Pasalnya tak lama tadi, akibat banyaknya tumpukan di lokasi itu, sempat membuat seorang warga yang terjatuh karena jalan permukaan jalan yang licin dan becek.

 

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku sudah mengetahui kondisi memprihatinkan pada kawasan TPS itu.

 

“Seharusnya sampah yang meluber di sekitaran TPS itu, telah diangkut oleh truk sampah yang tiap hari dijadwalkan mulai malam sampai jam 6 pagi,” ungkap nya.

 

Namun dirinya menyayangkan, karena masih ada warga yang membuang sampah di TPS tersebut diluar waktu, hingga jadi menumpuk kembali dan berujung meluber ke jalan.

 

“Sampah sebenarnya sudah diangkut, tapi warga ada yang kembali membuangnya diluar jadwal yang ditentukan,” ucapnya.

 

Pihaknya berharap, warga dapat diajak kerjasama untuk menaati ketentuan dengan membuang sampah pada waktu yang ditentukan. “Apalagi sampah ini dapat merusak pemandangan jalan,” sambungnya.

 

Ibnu melanjutkan, jika masih saja ditemukan warga yang tidak disiplin maka akan ditindak yustisi oleh Satpol PP maupun bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) karena telah diatur dalam Perda nomer 21 tahun 2011.

 

“Membuang sampah sesuai dengan jam yang ditentukan yakni saat malam saja. Jika masih bandel, ini perlu tindakan yustisi. Kalau perlu diwilayah itu ada penjaganya,” ingatnya.

 

Camat Banjarmasin Barat, Ibnu Sabil mengakui, bahwa kondisi sampah itu telah meresahkan masyarakat.

 

Berbagai aduan pun juga kerap diterimanya apalagi saat pelaksanaan Musrenbang.

 

TPS di Jalan PM Noor itu biasa digunakan oleh Pasar Banjar Raya dan Ikan, mirisnya aktivitas membuang sampah disiang hari. Padahal sudah diatur bahwa membuang sampah hanya di malam hari.

 

Ibnu Sabil mengaku juga sudah melakukan upaya sosialisasi bersama kelurahan tentang perda persampahan itu. Ia pun menyayangkan banyak warga yang tidak disiplin membuang sampah.

 

“Ya ini perlu saya sampaikan, adanya sampah karena disini dekat dengan pasar Banjar Raya dan Ikan. Warga pun membuang sampahnya siang hari, padahal dilarang,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait