Komisi III akan Panggil PT. Angkasa Pura Perihal Status Bandara

Teks foto : Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mulia Husein.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mulia Husein menyayangkan bandara Syamsudin Noor tidak lagi berstatus internasional oleh Kementerian Perhubungan.

Berdasarkan atas hal itu pihaknya akan mengagendakan untuk membahas masalah ini dengan PT. Angkasa Pura sementara status itu sendiri sangat diperlukan sebagai indikator kemajuan sebuah daerah, sebab secara infrastruktur kondisi bandara ini sudah dipugar besar besaran dengan menghabiskan anggaran tidak sedikit seperti peningkatan kualitas runway, panjang landasan pacu, fasilitas hingga sarana prasarana lainnya.

Bacaan Lainnya

“Ya artinya Kalsel ini tidak sesuai dengan slogan Kalsel maju, ” Katanya kepada Kalselpos com Selasa (30/4)

Ia menambahkan memang secara spesifik pihaknya belum mengetahui pasti dasar pencabutan status bandara Syamsudin Noor ini oleh Menteri perhubungan, hanya saja semua indikator telah terpenuhi sehingga diperlukan penjelasan oleh Angkasa Pura selaku mitra kerja, bukan itu saja jika adanya kendala di tata kelola imigrasi maka itu menjadi bahan evaluasi intinya Kalsel ini harus lebih maju sebagai daerah Provinsi tertua di Kalimantan.

“Ya nanti kita pasti dulu masalahnya dimana sehingga status internasional bandara ini dicabut menhub, ” tambahnya.

Lanjut Politisi PAN kawakan ini jika Kalsel sebagai penyangga IKN maka hal itu bertolak belakang dengan situasi kondisi bandara Syamsudin Noor tersebut, kami meyakini keputusan menteri hanya bersifat sementara sembari pembenahan yang mungkin dirasa kurang sebab jika indikator internasional menjadi kebanggaan agar para investor bisa menanamkan modalnya untuk membuka usaha di banua.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait