Polres Balangan ungkap kasus Curanmor dan peredaran Upal

Teks foto []kurnadi KETUPAT INTAN - Kapolres Balangan, AKBP Riza Muttaqin menyematkan pita usai bertindak selaku Inspektur Upacara apel pasukan Ketupat Intan .2024(kalselpos.com)

Paringin, kalselpos.com– Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Balangan menggelar Press Release dalam Operasi Jaran 2024, Rabu (3/4/2024) siang, bertempat di Aula Pesat Gatra Polres setempat di Paringin.

Terdapat enam Laporan Polisi (LP) dengan 7 tersangka yang ditangani Polres Balangan dalam tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara

Bacaan Lainnya

Disampaikan Wakapolres Balangan, Kompol Muhammad Irfan, curanmor ini jelas sangat meresahkan masyarakat dengan memanfaatkan kelalaian korban.

Selain itu, Polres Balangan juga mengungkap kasus uang palsu (Upal) yang terjadi di Kecamatan Juai, dengan tersangka inisial MM dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Modus dari pelaku uang palsu adalah membeli barang barang dengan nilai kecil yang kemudian dibayarkan dengan uang palsu pecahan kertas bernilai Rp100.000.

Dari keterangan si pelaku, ia mendapatkan uang palsu tersebut dari iklan di e-commerce yang kemudian dia beli Rp1.000.000 uang palsu seharga Rp100.000.

Kemudian si pelaku membelanjakan uang palsu tersebut ke salah satu warung di tempatnya dengan alasan candaan dan korban saat itu tidak teliti melihat uang tersebut karena terjadi saat malam.

Polres Balangan bekerjasama dengan Polres lainnya akan berusaha mengungkap jaringan uang palsu tersebut dengan melacak si pengirim.

“Di Polda lain juga banyak kejadian serupa, di Jawa banyak. Makanya kita mau melihat bagaimana modus-modus masing-masing pelaku agar diketahui siapa sebenarnya aktor intelektualnya,” kata Irfan.

Wakapolres berharap, kasus uang palsu dapat terungkap dengan mengetahui siapa saja yang terjaring dalam penjualan uang palsu tersebut.

“Untuk saat ini masih pelaku saja yang kita amankan dan langkah kedepannya kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan maraknya peredaran uang palsu,” pungkasnya.

Polres Balangan juga nanti akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia dengan harapan dapat mengganti uang palsu yang didapat korban.

Terakhir, Polres Balangan mengungkap kasus pencurian Handphone dengan pelaku inisial N di Kecamatan Juai dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait