Terdakwa ABH, kasus Penusukan di SMAN 7 dituntut 2,5 tahun Penjara, termasuk bayar Restitusi Rp277 juta

Teks foto []istimewa TUNTUT ABH - JPU Mashuri SH dari Kejari Banjarmasin usai menuntut ABH berinisial ARR (17) yang jadi terdakwa kasus penusukan di SMAN 7 dengan pidana 2 tahun dan 6 bulan atau 2,5 tahun penjara, Selasa (2/4/2024) pagi.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Anak Berhadapan dengan hukum (ABH), berinisial ARR (17) yang jadi terdakwa kasus penusukan di SMAN 7 dituntut pidana 2 tahun dan 6 bulan atau 2,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mashuri SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin.

Selain itu, dalam sidang beragendakan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (2/4/2024) pagi, terdakwa ABH juga dituntut hukuman restitusi sesuai LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) sebesar Rp277 juta lebih.

Bacaan Lainnya

Restitusi sendiri adalah ganti kerugian yang diberikan kepada korban atau keluarganya oleh pelaku tindak pidana atau pihak ketiga.

ABH berinisial ARR itu tuntut dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP karena terbukti melakukan penganiayaan berat dengan rencana.

Ada yang menarik, pasca pembacaan tuntutan, ibu dari korban nampak mengucurkan air matanya yang diduga menangis terharu atas tuntutan itu.

Menurut Pendamping Hukum korban, Kurniawan SH, pasal yang disampaikan JPU yakni 353 ayat 2 itu merupakan tuntutan maksimal.

Mengapa maksimal, karena hukuman ABH adalah separuhnya dari hukuman dewasa.

Jika Pasal 353 itu hukumannya maksimal 6 tahun, maka untuk ABH berlaku setengahnya, dan JPU telah memberikan yang maksimal yakni tuntutan pidana 2,5 tahun.

Kurniawan melanjutkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada JPU atas perbuatan ABH yang melawan hukum itu, termasuk berapa lamanya tuntutan hukuman.

Yang terpenting harapan kliennya semua kejadian yang menimpa korban telah terbukti, di mana korban tidak melakukan perundungan atau bulliying.

Bahkan JPU juga menyampaikan, tidak ada pembenaran atas motif yang dilakukan ABH selama jalannya persidangan. Jadi dapat disimpulkan, korban adalah anak yang baik, jauh dari yang telah dituduhkan oleh terdakwa ABH.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait