Tekan Angka Kecelakaan, Polres HSS Gelar Operasi Intan 2024

Teks foto : MEMASANG - Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu memasangkan atribut kepada personel operasi kepolisian kewilayahan keselamatan Intan 2024.(Sofan)

Kandangan, kalselpos.com– Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) apel gelar pasukan operasi kepolisian kewilayahan keselamatan Intan 2024 dan Aksi Keselamatan Jalan dalam mewujudkan berlalu lintas guna terwujudnya Indonesia Maju selama 14 hari ke depan, Sabtu (2/3/2024).

Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu dalam sambutan Kapolda Kalsel kalsel Inspektur Jenderal Polisi Winarto mengatakan apel digelar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Saat ini, dinamika permasalahan di bidang lalu lintas serta pertumbuhan transportasi telah berkembang dengan cepat, dan konsekuensinya terjadi peningkatan populasi penduduk yang menggunakan moda transportasi sebagai sarana mobilitas dan aktifitas sehingga jumlah kendaraan bermotor terus bertambah.

Namun, hal ini tidak berimbang dengan pembangunan infrastruktur khususnya jalan, akibatnya berbagai persoalan seperti kepadatan dan kemacetan lalu lintas, serta kejadian lakalantas masih kerap terjadi.

Oleh sebab itu, pemeliharaan Kamseltibcar lintas sangatlah penting dalam menunjang keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas bagi masyarakat, yang mencerminkan dari keberhasilan pembangunan dan kemajuan ekonomi.

Untuk mewujudkan hal itu, kepolisian melaksanakan apel gelar pasukan operasi kewilayahan sekaligus apel pencanangan aksi keselamatan jalan serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari.

“Untuk mencapai tujuan itu, operasi dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui imbauan edukatif dan persuasif dan giat patroli,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten HSS pihaknya akan terus melanjutkan operasi zero insiden yang ditingkat hingga akhir Desember 2024.

Menurutnya, pada 2023 lalu kecekaan lalu lintas di Kabupaten sudah menimbulkan korban jiwa sebanyak 22 yang meninggal dunia, dan untuk menekan angka tersebut dilakukan operasi zero insiden yang melibatkan semua stagholder.

“Sebelum melaksanakan operasi zero insiden, kita akan melaksanakan rakor bersama stagholder guna menekan angka kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa,” ujar Kapolres HSS Leo Martin Pasaribu.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait