PT EBS Berencana Menambang di Barut, Begini Pesan Pj Sekda Jufriansyah

Teks foto: Pj. Sekda Barito Utara Drs Jufriansyah saat memberikan arahan pada acara Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pengembangan Penambangan Batu Bara dan Pembangunan Sarana Pendukungnya, di Aula Setda setempat Jumat,(1/3/2024). (Istimewa)

Muara Teweh, kalselpos.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara (Barut) Drs. Jufriansyah mewakili Pj Bupati Barut membuka secara resmi Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pengembangan Penambangan Batubara dan Pembangunan Sarana Pendukung.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Setda Barut pada Jumat, 1 Maret 2024 ini dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Pasca Tambang (RPT), terutama dalam aspek Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Energi Bebara Sejahtera (EBS) yang merupakan perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barut.

 

Turut hadir Asisten, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD teknis, Camat Gunung Purei, sejumlah kepala desa lingkar tambang, demang dan undangan terkait lainnya.

 

Pj Sekda Jufriansyah dalam arahannya

mengingatkan bahwa perusahaan wajib untuk melakukan studi Amdal dalam rangka membuka areal pertambangan ataupun melakukan pengembangan.

 

Tentunya kegiatan konsultasi publik ini disambut baik sebagai bentuk keterbukaan dan juga menjalin komunikasi untuk berdiskusi terhadap berbagai potensi baik positif maupun negatif terjadinya aktivitas penambangan.

 

“Kehadiran investasi tentu sangat diharapkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, saya mengajak, ayo kita membangun namun juga menjaga agar investasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Diharapkan agar semua pihak untuk tidak menciptakan disintegrasi di lapangan, khususnya terhadap kegiatan investasi, tetap jalin komunikasi yang baik, sama-sama menjaga situasi tetap kondusif, menjaga hak masyarakat terjaga dan iklim investasi tetap sejuk,” pesan Jufri.

 

External Superintendent PT EBS, yang di damping oleh stafnya mengatakan, PT EBS merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara yang ada di wilayah Kabupaten Barut, yang menjalankan operasi pertambangan dengan mengacu pada konsep praktik pertambangan yang baik dan bertanggung jawab atau good mining practice (GMP), sebagaimana diatur oleh pemerintah melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 

“Sebagai perusahaan tambang yang berkomitmen untuk memenuhi segala peraturan perundangan dan hukum yang berlaku (Compliance), kami dari PT EBS memandang perlu untuk melakukan konsultasi publik guna meminta masukan dari seluruh pemangku kepentingan di daerah ini,” ucapnya.

 

Dikatakannya, rencana program PPM yang dibahas pada saat ini merupakan program unggulan pasca tambang yang dihasilkan dari analisis kondisi kewilayahan dan rencana pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Barut.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait