Satu Siswa Meninggal Dunia diduga terserang DBD

Teks foto : Petugas puskesmas melakukan fogging di rungan kelas.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Satu orang siswa di SDN Telaga Biru 7, Kecamatan Banjarmasin Barat meninggal dunia, diduga akibat terserang virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Benar, satu siswa kita meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit,” ujar kepala SDN Telaga Biru 7, Endang Sri Wardani saat wawancarai Senin (05/02/24) kemerin.

Bacaan Lainnya

Anak tersebut sempat izin sekolah selama empat hari tidak masuk sekolah.

“Ini kasus kedua. Sebelumnya juga pernah terjadi pada November 2023 lalu,” katanya.

Beruntungnya, siswa bersangkutan bisa sembuh setelah dirawat selama sepekan. Pihak sekolah pada saat itu, langsung melakukan langkah pencegahan.

“Seperti membersihkan tempat-tempat penampungan air agar tidak ada sarang jentik nyamuk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah kasus kedua ini, lingkungan sekolah juga telah dilakukan fogging atau pengasapan oleh puskesmas setempat.

“Petugas puskesmas juga datang ke sekolah untuk memeriksa lingkungan disini,” tambahnya.

Ia berharap, kebersihan lingkungan sekolah yang galakan jajarannya juga bisa turut diterapkan di tempat tinggal masing-masing siswa.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Tabiun Huda mengakui, bahwa dari gejala yang diderita siswa bersangkutan memang mengarah ke DBD.

“Tapi lagi kami telusuri ke RS Suaka Insan tempat dia dirawat,” jelasnya.

Ia menerangkan, siswa bersangkutan berinisial MR, laki-laki berusia 9 tahun 9 bulan, alamat kecamatan Banjarmasin Barat.

“Total kasus ada 16 DBD. Tambah satu yang sekarang jadi ada 17 kasus DBD,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait