MAN 5 Banjar jadi sasaran program Jaksa Masuk Madrasah

Teks foto []istimewa FOTO BERSAMA - Seksi Penerangan Hukum Bidang Intelijen Kejati Kalsel, berfoto bersama usai melaksanakan program edukasi dengan program 'Jaksa Masuk Madrasah' (JMM), yang digelar di MAN 5 Kabupaten Banjar, Rabu (24/01/2024) kemarin.

Banjarmasin, Kalselpos.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel), tidak hanya melakukan tugasnya sebagai penuntut di bidang hukum, juga memiliki upaya untuk terjun langsung ke masyarakat, dalam hal ini memberikan edukasi terkait dengan hukum.

Tak salah jika, Seksi Penerangan Hukum Bidang Intelijen Kejati Kalsel, melaksanakan program edukasi dengan program ‘Jaksa Masuk Madrasah’ (JMM), yang digelar di MAN 5 Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

“JMM ini merupakan program, pihak Kejati Kalsel untuk memberikan pengenalan dan pembinaan hukum sejak dini kepada siswa”, ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Yuni Priyono, Rabu (24/01/2024) kemarin.

Selanjutnya, Koordinator Bidang Intelijen Kejati Kalsel, Agung Pamungkas menjelaskan jika program JMM ini mengusung tema, ‘Kenakalan Remaja; Kenali Hukum, Jauhi Hukuman’.

“Topik ini dipilih karena banyaknya kenakalan remaja saat ini di Kalsel,” sebut Agung.

Adapun narasumber yang dihadirkan pada JMM ini tentunya membahas masalah kenakalan remaja yang sering terjadi di kalangan remaja saat ini.

“Mengingat bahwa masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak ke dewasa, banyak remaja memiliki rasa ingin tahu dan ingin mencoba hal yang baru, namun mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka menjadi remaja yang nakal,” lanjutnya.

Dijabarkan, kenakalan remaja mencakup semua perilaku yang menyimpang dari standar masyarakat, pelanggaran status, atau pelanggaran hukum pidana, contohnya pelanggaran status termasuk kabur dari rumah, membolos sekolah, merokok, minum minuman keras, dan balap liar.

Selain itu, narasumber juga membahas hukum perkara tentang kenakalan remaja, seperti tawuran, bullying, dan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pimpinan Kejati Kalsel berharap dapat berfungsi sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi tingkat kejahatan terhadap anak-anak, terutama di usia remaja, dengan memberikan pengetahuan hukum kepada anak-anak sehingga mereka dapat menghindari hukuman.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait