Roboh diterpa Angin, Ornamen Tugu Ketupat didesain ulang

Sejumlah pekerja melakukan pembersihan material sisa ornamen ketupat, pasca ambruk Kamis sore kemarin.:Muhammad Fudail/ kalselpos.com

BANJARMASIN, kalselpos.com– Ornamen tugu Ketupat dikawasan, Sungai Baru, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, direncanakan dibangun dan didesain ulang pasca ambruk lantaran di terpa angin kencang, pada Kamis (17/11/2022) menjelang senja kemarin.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, proyek itu adalah kerja sama kepada pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin dengan PT Juru Supervisi Indonesia, selaku pengelola kawasan kampung ketupat.

Bacaan Lainnya

“Yang membangun ini adalah pihak ketiga yang di infetasikan enam miliar, bukan dana APBD. Tapi ini duit investor,” ujar Ibnu Sina, Jumat (18/21) kepada wartawan.

Menurutnya, dari sekian banyaknya yang dibangun dikawasan Kampung Ketupat itu hanya ornamen Ketupat itu saja yang ambruk.

“Satu titik saja yang ambruk, memang kemarin angin kencang sekali, ” katanya.

Sementara itu, Head Of Business Development, PT Juru Supervisi Indonesia, M Wahyu Ramadhan menjelaskan, ambruknya Tugu Kampung Ketupat karena faktor cuaca buruk. Di samping kontruksi pembangunan tugu Kampung Ketupat masih belum sempurna 100 persen.

“Saya sudah menerima laporan ambruk itu. Ya kondisinya karena memang belum selesai dan masih tahap 76 persen,” jelasnya.

Beruntungnya, saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan sehingga saat ambruknya kontruksi tidak ada korban jiwa.

Terpisah, Arsitek PT Juru Id Supervisi Indonesia, Nugroho menerangkan akan melakukan pembangunan Tugu Kampung Ketupat dengan perubahan desain yang baru dan jauh lebih baik lagi tentunya.

“Ya jelas berubah semua tapi ikon ketupatnya tetap harus kita munculkan untuk persembahan kami untuk Banjarmasin,” ujarnya, Nugroho saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon.

Dengan adanya peristiwa itu pihaknya sedang mendesain ulang dan melakukan uji sainstis. Guna menghindari hal-hal serupa agar tidak terulang kembali yang mana rekonstruksi dilakukan jauh lebih kuat agar aman dari terpaan angin kencang.

Namun, pembangunan kontruksinya nanti disesuaikan dengan kondisi alam yang ada di Kota Banjarmasin. Namun tetap mengutamakan kearifan lokal setempat.

“Pada prinsipnya kami tidak ingin terburu-buru agar hasilnya memuaskan,” tandasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait