Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Kalsel: Sikapi dengan Kewaspadaan

Kadinkes Kalsel, dr Diauddin diwawancara wartawan usai Apel Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58.(anas aliando)/kalselpos.com

Banjarmasin,kalselpos.com – Peringatan penting disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi kalimantan Selatan (Kalsel), Diauddin. Saat ini kasus Covid-19 di Kalsel kembali mengalami peningkatan. Meskipun tidak terlalu besar, peningkatan kasus harus disikapi dengan kewaspadaan. Masyarakat diharapkan tidak abai dan terus menjalankan pola hidup sehat termasuk jangan kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Ada peningkatan kasus Covid-19, namun tidak terlalu signifikan sehingga tidak sampai membuat fasilitas kesehatan kita kolaps sepeti beberapa waktu lalu saat varian delta, jadi masih  tidak terlalu mengkhawatirkan,” ujar dr Diauddin usai Apel Hari Kesehatan Nasional ke-58 di halaman Kantor Dinkes Kalsel di Kota Banjarmasin, Sabtu (12/11).

Bacaan Lainnya

Dia beberkan, angka kasus positif Covid- 19 yang terdata sampai kemarin sebanyak 20 orang dan sebagian besar melakukan isolasi mandiri. “Ini meningkat dari jumlah sebelumnya yang 10 dan 5 kasus bahkan ada nol kasus. Meskipun ada peningkatan, kita bersyukur kasus kematian akibat Covid-19 tidak ada,” jelasnya.

Mantan Kadinkes Kabupaten Banjar itu mengingatkan masyarakat tidak usah panik menyikapi situasi ini, dimana kasus sakit  flu dan batuk makin meningkat terutama menyerang anak – anak.

“Flu lama sembuhnya itu ada kemungkinan akibat Covid, walaupun itu belum pasti, sakit flu dan batuk itu biasa dari dulu, masa kita ketakutan berlebihan. Jangan panik lah, Covid nanti seperti flu, tidak akan hilang.  Jadi jangan ketakutan. Nanti selamanya kita ketakutan,” tegasnya.

Menghadapi peningkatan kasus flu dan batuk, Diauddin menghimbau masyarakat untuk segera bervaksin baik vaksin 1, 2 dan booster. “Kita juga terus gelorakan gerakan masyarakat (Germas) hidup sehat.

Meningkatkan imun, olahraga, istirahat cukup, makan makanan bergizi. Cuci tangan dan pakai masker untuk mencegah penularan,” imbuhnya.

Untuk vaksin sendiri, lanjut Diauddin, sudah datang lagi sebanyak 5.600 vial dan sudah di kirim ke-13 kabupaten kota.

“Bagi yang belum bervaksin, ayo segera vaksin. Jangan sampai ribut lagi kalau stok vaksin kosong. Sementara ketika vaksin ada, ndak dicari. Sayang vaksin jika sampai kadaluarsa,” gumamnya.

Selain menggelar upacara, Hari Kesehatan Nasional di Kalsel juga diisi
rangkain kegiatan lainnya seperti pembagian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, sunatan dan pengobatan massal. Juga pmberian penghargaan untuk tujuh tenaga kesehatan Kalsel yang berprestasi di tingkat nasional serta sejibun kegiatan lainnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait