Jelang Satu Abad PSHT: 4 Warga PSHT Tanbu Jalan Kaki Menuju Madiun

Pelepasan empat warga PSHT Tanbu mengawali perjalanannya menuju Padepokan Agung di Madiun Jatim dengan berjalan kaki, Senin (1/8).(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Jelang Satu Abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berpusat di kota Madiun, Jawa Timur, yang jatuh pada 2 September 2022 mendatang, empat orang warga anggota PSHT Cabang Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki dari Kota Batulicin menuju Padepokan Agung di Madiun.

Empat warga PSHT Tanbu
disambut oleh PSHT Cabang Tanah Laut untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menuju Padepokan Agung di Madiun Jatim, Jumat kemarin.(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)

Keempat warga PSHT Tanbu tersebut atas nama, Rahmat Fadilah (18), Santoso (42), Wahyu David Andika (21) dan Aditya Dwi Cahyo (19) telah memulai berjalan kaki dari Padepokan PSHT di Simpang Empat, sejak 1 Agustus tepat pada malam Syura atau tahun baru Islam.

Bacaan Lainnya

“Kini, keempat warga tersebut sudah melewati Kabupaten Tanah Laut, Banjarbaru dan menuju pelabuhan Tri Sakti, di Kota Banjarmasin, untuk melanjutkan perjalanan dengan kapal laut menuju Surabaya Jatim,” terang Sugianto, MPd selaku Ketua Cabang PSHT Tanbu kepada kalselpos.com, Sabtu (6/8), melalui pesan singkatnya.

Menurutnya, momentum ini sama halnya dengan ulang tahun emas (genap 100 tahun), bisa menjadikan keberadaan dan eksistensi PSHT Pusat Madiun memberikan kontribusi strategis dan positif kepada bangsa dan lingkungan terkecil, mengingat organisasi PSHT sendiri memiliki jaringan baik nasional hingga internasional dari tingkat desa (ranting) hingga ke tingkat pusat.

Kangmas Sugianto, sapaan akrab Ketua Cabang tersebut merupakan salah satu Wira Anom yang berada di Tanbu berpesan agar para warga yang melakukan perjalanan menuju Madiun berhati-hati dan menjaga kesehatannya dalam perjalanan menuju Padepokan Agung.

Terpisah, Santoso salah satu dari empat warga yang sedang melaksanakan nadzarnya untuk berjalan kaki menuju kota Madiun melalui selulernya mengatakan, kondisi saat ini masih dalam keadaan sehat semua.

“Saya mewakili saudara-saudara mohon doa restunya, mudah-mudahan 5 – 6 hari ke depan sudah sampai di Padepokan Agung Madiun,” tutur Santoso.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait