DPRD Kota Banjarbaru Laksanakan Tahap Pembahasan Revisi RTRW

Kawasan ruang terbuka hijau di Kota Banjarbaru.(ist)Fahmi de musfa(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru melaksanakan tahap pembahasan revisi rancangan peraturan daerah (Raperda) mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Fadliansyah Ketua DPRD Banjarbaru, mengatakan, pembahasan masih berlangsung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bacaan Lainnya

“Pembahasan masih berlangsung terkait pemanfaatan lahan di Banjarbaru. Dan penggunaannya sesuai kebutuhan dan menyesuaikan dengan status ibukota provinsi di Banjarbaru,” katanya  beberapa waktu lalu.

Diungkapkannya, proporsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Banjarbaru belum sampai 30 persen.

“Kalau RTH kaya taman, dan lainnya akan kita genjot sampai 30 persen. Sekarang masih kurang 30 persen. Kalau daerah penghijauan, hutan di Banjarbaru masih cukup,” ungkapnya.

Ia berharap, para developer besar agar dapat menyisihkan lahannya untuk fasilitas umum dalam kebutuhan RTH.

Dalam perubahan dan pengembangan  wilayah, tandasnya, akan disesuaikan. Misalnya, di wilayah Landasan Ulin. Arah pembangunan Banjarbaru bergeser ke Landasan Ulin sebagai bentuk memanfaatkan status Bandara Syamsudin Noor agar dikembangkan menjadi pusat bisnis.

“Karena daerah Kota Banjarbaru sudah mulai pesat perumahan dan pembangunan. Makanya sekarang kita arahkan ke Landasan Ulin,” pungkasnya.

Wilayah Cempaka, sambung Fadli, akan difokuskan menjadi pusat pemerintahan. Baik itu kantor pemerintahan kota maupun kantor pemerintahan provinsi. Serta sarana pendukung lainnya.

“Harapannya dengan adanya revisi RTRW ini, tata ruang di Banjarbaru dapat disesuaikan. Banjarbaru tetap konsisten sebagai kota jasa dan kota permukiman. Semakin banyak orang yang mau berinvestasi dan tetap melestarikan lingkungan,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait