Tangani Gizi Buruk, Wabup HSS Berikan Arahan kepada TPK Kalumpang

ARAHAN- Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad memberikan acara penanganan stunting bagi TPK.(Prokopim) (kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad, mengajak masyarakat bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk menangani dan menuntaskan stunting atau gizi buruk pada anak.

 

Bacaan Lainnya
Teks foto
MENGHADIRI- TPK Kecamatan Kalumpang mendengarkan arahan Wakil Bupati Syamsuri stunting.(Prokopim)(kalselpos.com)

Hal itu disampaikan oleh Bupati HSS Syamsuri Arsyad, saat memberikan arahan kepada TPK Kecamatan Kalumpang, Sabtu (02/7) di Aula Kecamatan Kalumpang.

“Dengan segala keterbatasan yang dari Pemerintah Daerah apa yang kita berikan kepada mereka, tetapi yang terpenting semangatnya sama adalah untuk memberikan yang terbaik,”ungkapnya.

Menurut Wabup, masalah stunting ini menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap kabupaten/kota, khususnya di Kabupaten HSS. “Meski angka stunting di Kabupaten HSS tinggi, tetapi harus kita tuntaskan, melalui target TPK yang dibantu Pemkab HSS,” ujar Wabup Syamsuri.

Dikatakan wabup, Pemkab HSS melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan stakeholder akan memberikan bantuan-bantuan, sesuai dengan yang dibutuhan di lapangan. “Melalui target-target yang telah ditetapkan, Oktober mendatang stunting sudah tuntas,” ujarnya.

Wabup Syamsuri berharap kepada TPK bisa lebih cermat untuk mengamati kondisi di lapangan, sehingga bisa didiskusikan melalui pertemuan evaluasi. “Cari dan kumpulkan data, uang yang mereka gunakan apakah untuk makanan anak yang sesuai,” ujar Wabup Syamsuri.

Sementara itu, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten HSS, Dian Marliana, mengatakan di wilayah Kecamatan Kalumpang ada 27 TKP yang bertugas sebagai pendamping keluarga yang beresiko stunting.

“TPK ini terdiri dari Kader Tim Penggerak PKK, Kader KB dan dari bidan desa,” tambahnya.

Selama ini, kata Dian, TPK sudah diberikan pelatihan dari 2021 untuk orientasi aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil, dan pada Mei hingga April 2022 orientasi kembali untuk memantapkan tugas kawan kawan TPK terutama untuk mendampingi keluarga beresiko stunting.

“Orientasi mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca bersalin dan ibu yang memiliki balita,” ujarnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.