Raperda Toleransi Kehidupan Masyarakat terus dibahas

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Banjarmasin tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Masyarakat di Kota Banjarmasin, saat melakukan pembahasan aturan tersebut.(ist)Aspihan Zain (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Banjarmasin tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Masyarakat di Kota Banjarmasin, terus melakukan pembahasan aturan tersebut.

Ketua Pansus Raperda tersebut, Mathari mengungkapkan, belum lama tadi pihaknya telah mendapat masukan dan dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lainnya, juga Kementerian Agama dan Lembaga Kajian Keislaman dan Masyarakat (LK3) sangat diperlukan.

Bacaan Lainnya

“Ada banyak masukan yang diberikan MUI, dan itu sangat bagus sekali untuk kelanjutan pembahasan Raperda Toleransi,” ujar Mathari, kepada wartawan.

Sebab katanya, dibuatnya raperda ini bertujuan sebagai upaya untuk terus menjaga toleransi di Kota Banjarmasin yang merupakan kota majemuk.

“Karena itu perlu dilihat baik dari sisi agama dan lainnya, supaya aturan toleransi di Kota Banjarmasin ini sesuai undang-undang,” ungkapnya.

Banjarmasin sebutnya, juga ditinggqli oleh warga yang bermacam suku bahkan dapat dikatakan semuanya ada, tidak kurang 27 etnis atau suku.

“Itu semua harus dipayungi dalam aturan, agar jangan sampai terjadi ketidaktoleransian di tengah masyarakat,” tekannya.

Sementara, Wakil Ketua MUI Kota Banjarmasin, Muhammad Natsir menegaskan, mendukung dibuatnya raperda ini dan selalu siap memberikan masukan.

“Kami berterimakasih sudah diundang pansus untuk rapat pembahasan raperda ini,” ujar Muhammad Natsir didampingi Sekretaris MUI Kota Banjarmasin Husni Arsyad.

Pihaknya mengaku, memberikan saran dan masukan untuk arah dan tujuan aturan tersebut. Meskipun rapat pembahasan belum masuk subtansi.

“Tapi masukan kita dinyatakan sebagai bahan pembahasan selanjutnya. Salahsatunya berkaitan dengan pendidikan Pancasila,” sebutnya.

Pendidikan Pancasila tekannya, harus ditanamkan dari siswa hingga perguruan tinggi, sehingga toleransi terus bisa bersemayam di tengah masyarakat.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.