Ketua Komisi III DPRD Kalsel Menilai Revitalisasi Jalan Sekumpul Kurang Pas

Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad saat diwawancarai awak media.(ist)fahmi de musfa(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com-Proyek revitalisasi bahu Jalan di kawasan Sekumpul Kabupaten Banjar yang dinilai asal jadi turut disorot legislator Bumi Lambung Mangkurat.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad menyampaikan, berdasarkan gambar dalam video akun media yang tayang tersebut terlihat hasil pekerjaan proyek tahap pertama tersebut dinilai kurang pas dan mungkin tak sesuai spesifikasi dan perencanaan.

Bacaan Lainnya

“Kalau melihat gambar dalam video itu, sepertinya memang kurang pas. Dan saya yakin perencanaannya tidak seperti itu,” katanya.

Ketua Komisi III ini meminta jika pekerjaan tersebut tak sesuai perencanaan maka harus dilakukan perbaikan atau disesuaikan dengan perencanaannya.

Sebab, proyek yang didanai APBN tersebut mungkin masih dalam masa pemeliharaan.

“Kabarnya proyek pertama itu baru rampung, jadi masi bisa dilakukan perbaikan karena masih dalam masa perencanaan,” katanya.

Sementara itu Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pastikan proyek revitalisasi Penataan Kawasan Sekumpul tahap I senilai Rp32,12 Miliar sudah sesuai perencanaan.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Noor Dewi Sari selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kawasan Permukiman Wilayah Kalsel kepada sejumlah awak media belum lama tadi.

Diutarakannya, selaku pelaksana, Balai sudah mengerjakan sesuai dengan perencanaan yang disampaikan pemerintah pusat, RAB, dan apa yang sudah tertuang dalam kontrak.

“Dari estetika pun kami menilai sudah sesuai dengan perencanaan Penataan Kawasan Sekumpul,” ujarnya.

Namun diakuinua setelah masa pekerjaan selesai, dan memasuki tahap pemeliharaan ada didapati beberapa kerusakan. Utamanya di pedestrian jalan.

“Namun tidak semua di pedestrian jalan mengalami kerusakan, hanya ada dibeberapa spot saja. Kami, BPPW Kalsel selaku pihak pelaksana pun masih melakukan perbaikan,” terangnya.

Pejabat  BPPW Kalsel ini pun menegaskan pengerjaan dan bahan sudah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasinya.

“Pemasangan paving block sudah sesuai dengan perencanaan, yakni menggunakan paving block K400, dengan metode pengerjaan menaruh batu apu sebelum meletakan paving block tanpa disemen. Begitupun untuk pemasangan tactile paving berbahan karet rubber,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait