Wahyudi Berharap Pemkab Tapin Bisa Carikan Solusi Keluhan para Pertanian

Anggota DPRD Provinsi Kalsel Wahyudi Rahman saat serap aspirasi Forum Komunikasi Petani Muda Tapin terkait persoalan pertanian di Kabupaten Tapin Sabtu (14/5).(sidik)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Forum Komunikasi Petani Muda Kabupaten Tapin sejauh ini sangat berharap segala persoalan yang mereka hadapi mendapat perhatian pemerintah daerah denga memprioritaskan untuk mencari solusinya.

Hal itu mereka sampaikan saat reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyudi Rahman terkait persoalan pertanian di Kabupaten Tapin
Sabtu (14/5) lalu.

Bacaan Lainnya

Adapun keluhan dari Forum Komunikasi Petani Muda Kabupaten Tapin , seperti biaya usaha tani kian tinggi, kurangnya ketersediaan Alsintan (alat dan mesin pertanian) modern termasuk kesulitan menjual produk usai panen dan lainnya.

 

Menyikapi hal itu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyudi Rahman menyatakan, beragam permasalahan petani ini semestinya sejak lama bisa teratasi.

“Ini memang masalah klasik namun nyatanya tidak ada solusinya yang konkrit dari Pemda, ” Kata Wahyudi kepada Kalselpos. com Sabtu (14/5).

Diungkapkannya, hal ini seakan sangat kontradiktif dengan kondisi daerah Tapin, karena sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya di bidang pertanian.

Oleh karenanya pria yang karib disapa Dede Yusuf ini meminta agar pemegang kebijakan tersebut jangan terlalu memaksakan program yang diadopsi daerah lain tanpa memperhatikan kearifan lokal dan ia berjanji permasalahan yang dihadapi petani ini akan dirapatkan salad RDP di DPRD Kalsel ke depannya.

“Selain produk tidak laku dan petani kebingungan menjual produk pertanian lokal hugs Pemda merangkul berkomunikasipara petani sehingga program lebih tepat sasaran,” harap pria ramah ini.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.