Tiga Ponpes di HSU Ikuti UAPDFBN

Santri di Kabupaten HSU mengikuti pelaksanaan Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional. (diskominfo)(kalselpos.com)

Amuntai,kalselpos.com – Tiga Pondok Pesantren di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU ) mengikuti Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional/ Imtihan Wathani (UAPDFBN) 2021 – 2022/ 1442-1443 H.

Ujian berstandar nasional ini diikuti oleh santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) berbasis sistem Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia, belum lama tadi.

Bacaan Lainnya

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) merupakan, pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur.

Saat ini ada tiga jenjang Pendidikan Diniyah Formal, Ula untuk tingkat MI/SD, Wustha tingkat MTs/SMP, dan Ulya untuk MA/SMA/SMK.

Krisnawan selaku Perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengutarakan, Imtihan Wathani tahun ini diikuti 6.219 santri/ santriwati dari 86 Pendidikan Diniyah Formal di seluruh Indonesia yang telah mendapatkan izin operasional.

Salah satu hal yang menjadikan Imtihan Wathani (IW) ini istimewa , tetap terawatnya tradisi pesantren dalam bentuk materi yang diujikan dalam Imtihan Wathani ini semuanya menggunakan Bahasa Arab. “Materi pelajaran yang diujikan pada Pendidikan Diniyah Formal tingkat Ulya adalah Tafsir-Ilmu tafsir, Hadits-Ilmu Hadits, Fiqh-Ushul Fiqh, Bahasa Arab dan Nahwu- Shorof, sedangkan materi pelajaran untuk PDF tingkat Wustha adalah adalah Tafsir, Hadits, Fiqih, Bahasa Arab dan Nahwu-Shorof,” terangnya.

Sementara itu, Nashiruddin Napsi selaku Penanggung Jawab Pondok Pesantren Ar Raudhah Desa Pasar Senin mengatakan, di Ponpes Ar Raudhah ada sebanyak 131 santri/santriwati mengikuti ujian tingkat SMP, sedangkan tingkat Ulya/ SMA sebanyak 50 santri/santriwati.

“Untuk Ulya ujian akhir dilaksanakan dengan sistem CBT (Computer Based Test) secara online, sedangkan untuk Wustha masih menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer),” ucapnya.

Tiga Pondok Pesantren yang mengikuti Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional / Imtihan Watani (UAPDFBN) yaitu, Pondok Pesantren Ar-Raudhah Desa Pasar Senin Kecamatan Amuntai Tengah, Pondok Pesantren Darussalam Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah, Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Desa Teluk Haur Kecamatan Haur Gading.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait