Tinggal di gubuk reot, Hamidah harapkan Bantuan Bedah Rumah

Bagian dapur Hamidah sudah nampak begitu rusak. Muhammad Fudail(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Hamidah (70) bersama seorang cucunya, warga Jalan Kuin Utara, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, RT 05, RW 01, Nomor 78, terpaksa menempati rumah yang sudah lapuk dan reot.

Akibat keterbatasan ekonomi, Hamdiah, tak mampu melakukan rehab rumah yang ditempatinya selama kurang lebih 40 tahun lamanya itu. Kondisi rumah sudah sangat memprihatinkan, bagian dinding rumah yang terbuat dari kayu sudah dipenuhi lubang.

Bacaan Lainnya

Beberapa bagian atap juga bolong, bahkan ada yang tanpa penahan hujan dan terik matahari. Saat hujan turun, air dapat dengan mudak masuk ke bagian dalam ruangan.

Tidak hanya itu, bangunan utama rumah juga tampak miring hingga menempel kebangunan rumah tetangganya.

Di bagian belakang rumah atau dapur juga telah ambruk dan tidak bisa dipergunakan lagi.

“Sudah hampir 40 tahun saya tinggal di rumah ini, baru lima tahun belakangan ini rusak parah,” ujar Hamidah, Minggu (13/02/22).

Dia mengaku terpaksa membiarkan kerusakan itu, karena tidak bisa memperbaiki sendiri akibat keterbatasan ekonomi.

“Mulai suami meninggal dunia, tidak bisa apa apa lagi. Rumah ini rusak begitu saja,” ucapnya.

Ketiga orang anaknya hanya bekerja seadanya, hanya untuk mencukupi makan sehari-hari.

“Kerjaan anak hanya membantu orang cuci piring atau pakaian. Yang lelaki hanya buruh bangunan,” katanya.

Untuk bantuan sebutnya, selama ini belum ada bantuan dari pemerintah atau instansi terkait. “Sebelumnya ada orang datang untuk mendata, tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan,” terangnya.

“Kalo bantuan seperti beras setiap bulan ada aja dari pemerintah, yang saya harapkan selama ini hanya perbaikan rumah agar bisa tidur nyenyak,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait