Raperda Kebakaran dapat masukan Satlantas

Pembahasan revisi Perda Kebakaran, banyak melibatkan para seperti Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, Satuan Pol PP Banjarmasin, Dinas Damkar, Ormas BPK/PMK, serta Dinas Perhubungan.Aspihan Zain (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Pemko Banjarmasin bersama DPRD Banjarmasin terus melakukan pembahasan dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Banjarmasin.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali menjelaskan, dalam pembahasan revisi Perda ini, banyak pihak yang dilibatkan seperti Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, Satuan Pol PP Banjarmasin, Dinas Damkar, Ormas BPK/PMK, serta Dinas Perhubungan.

Bacaan Lainnya

Kemudian, ada beberapa aturan baru yang dimasukkan seperti pembagian zonasi yang diatur oleh batas sungai, armada BPK yang wajib KIR, dan memaksimalkan fungsi Damkar Banjarmasin sebagai koordinator lapangan ketika terjadi musibah kebakaran.

“Perda ini sebagai regulasi dan mengatur BPK/PMK di lapangan saat terjadi musibah kebakaran. Juga akan diperketat kesiapan armada BPK/PMK agar benar-benar layak saat bertugas dilapangan,” ujar Matnor Ali, Rabu (19/01/2022).

Terpisah, Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polresta Banjarmasin Komisaris Polisi Gustaf Adolft Mamuaya meminta, agar semua pengguna jalan termasuk unit BPK/PMK yang sedang bertugas tetap mematuhi aturan yang berlaku sesuai dengan Undang-undang yang berlaku di Indonesia.

“Unit BPK/PMK juga wajib mematuhi aturan dan memperhatikan batas kecepatan. Masyarakat juga hendaknya memberikan kesempata atau jalan ketika ada BPK/PMK yang melintas menuju lokasi kebakaran,” terangnya.

Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkuan Jalan lanjut Kasat Lantas, armada BPK/PMK mendapat prioritas utama melintas ketika melaksanakan tugas menuju lokasi kebakaran.

Namun prioritas itu juga harus diikuti dengan patuh dan tertib dengan aturan batas kecepatan yang telah ditetapkan.

“Untuk jalan Nasional maksimal 80 Km per jam. Jalan Provinsi hanya 60 Km per jam. Ini kedepan harus dipatuhi,” tegasnya.

“Kami juga menghimbau agar pengguna jalan lain memberikan kesempatan kepada BPK/PMK saat menuju TKP kebakaran,” harapnya.

Terkait pengemudi armada BPK/PMK, tetap mematuhi aturan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai aturan yang berlaku.

“Polresta Banjarmasin sudah menindak tegas beberapa pengemudi yang tidak memiliki SIM. Kedepan akan kami maksimalkan di lapangan,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.