DPUPERHUB Gelar Razia Angkutan Umum dan Barang

RAZIA-Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPERHUB) Kabupaten Katingan melakukan rajia terhadap angkutan umum dan barang.(dany)(kalselpos.com)

Katingan,kalselpos.com-Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, tim gabungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPERHUB) Kabupaten Katingan melakukan rajia terhadap angkutan umum dan barang.

Karuan saja, banyak sopir terkejut saat terjaring. Sebagaimana dialami Ardiansyah yang mengaku dari Banjarmasin menuju Sampit membawa muatan.

Bacaan Lainnya

Pria paruh baya ini mengaku barusan mendapat muatan setelah beberapa hari tidak bekerja. Apes saat melintas di Kota Kasongan di Jalan Kasongan Palangka Raya kilometer 7,5 terjaring operasi.

“Uang persenan sopir ludes buat membayar denda Rp300 ribu,” keluhnya.
Ijin KIR yang sudah tidak berlaku membuat pengedara terkena sanksi. Semestinya pemilik angkutan yang mengurus semua dokumen dan peralatan truk hingga laik jalan.
“Bos tak peduli, kewajiban membayar denda menjadi tanggungan sopir,” tuturnya seraya masuk kendaraan.

Hal sama dialami sopir pick up, ia membawa hewan ternak kambing dari Banjarmasin menuju Sampit. Ketika ditimbang ternyata muatan berlebihan. Akibatnya harus bayar denda Rp150 ribu.”Ini kesalahan saya juga. Jadi ikhlas saja membayar denda,” tuturnya.

Sementara, Kepala DPUPERHUB Kabupaten Katingan, Christian Rain melalui Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Agus Tri Surya Dinata mengatakan, razia gabungan sesuai dengan amanah undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan jalan raya dan peraturan pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan.

“Tujuan operasi agar mobil angkutan sesuai peruntukannya dan sesuai buku uji sehingga tercipta lalu lintas berkeselamatan menuju zero accident,” tandasnya.

Kerusakan jalan tak terlepas dari angkutan over dimensi dan over load (ODOL). Untuk menertibkan, maka pihaknya mengadakan razia gabungan dan memberi sanksi sebagai efek jera.

Dalam rajia itu, melibatkan pihak Kejaksanaan Negeri Katingan, Pengadilan Negeri Katingan, Denpom Sampit, Polres Katingan dan sebagai leading sektor DPUPERHUB Katingan.

Pantauan Media, sopir yang terjaring langsung menjalani sidang di tempat. Selanjutnya membayar sanksi denda kepada Kejaksaan Negeri Katingan yang akan menyetor ke kas negara.

Tak ada perlawanan dari para sopir, masing masing mengaku kesalahan.

 

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.