KPP Rejo Lestari dapatkan penghargaan dalal pengolaan sampah

  • Whatsapp
Ketua KPP Rejo Lestari Mashudi menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan.Muliana (kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Keberadaan KPP Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Rejo Lestari Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru barulah seumur jagung. Walaupun demikian keberhasilannya dalam mengelola sampah di Tegal Rejo tidak bisa dipandang sebelah mata.

Ini terbukti baru 3 bulan beroperasi, terhitung pada bulan September lalu KPP Rejo Lestari sudah mendapatkan penghargaan Best Practice Operasional dari Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan.

Bacaan Lainnya

Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua KPP Rejo Lestari Mashudi di Balroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (6/12) kemarin

Dihubungi melalui via phone, Mashudi sangat bersyukur atas penghargaan dan apresiasi yang diberikan oleh pihak Provinsi.

“Alhamdulillah, kita didampingi oleh Bumdes Pesona Rejo Jaya dari awal hingga mendapatkan predikat terbaik di Kalsel,” ujarnya penuh rasz syukur.

Untuk opersional TPS pihaknya memanfaatkan iuran dari masyarakat selain itu juga dapat tambahan dari penjualan kardus, besi dan aluminium.

“Kedepan kita akan menjalin kerjasama dengan pihak Indocement reduce akan kami press mudah-mudahan dapat berjalan dengan lancar dan sampah kita akan dibeli oleh pihak Indocement,” terangnya.

 

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru H Adi Noryanto juga menjelaskan, di Kotabaru ada tiga TPS3R yaitu Tegalrejo, Sungai Taib, dan Sidomulyo.

“Yang diikutkan lomba Tegalrejo dan Sidomulyo dan Alhamdulillah TPS3R Tegalrejo yang berhasil meraih penghargaan opersional TPS3R,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, yang menjadikan mereka meraih penghargaan ini yaitu dalam pengelolaan sampah sudah secara mandiri dari sampah dimasyarakat hingga ketempat pembuangan akhir, sehingga campur tangan dari pihak pemerintah hampir tidak ada lagi.

“TPS3R Rejo Lestari ini melayani hampir melayani 500 KK, sedangkan untuk sampah yang mereka kumpulkan 1 sampai 1,5 ton perhari,” jelasnya pula.

Saat ini untuk peran pemerintah dari pihak Kementerian yaitu adanya kucuran dana sebesar 600 juta yang dialokasikan untuk bangunan fisik dan juga infrastruktur lainnya. Sedangkan untuk peran Pemerintah Daerah berupa supervisi

“Tahun depan kita juga menganggarkan 100 juta untuk mereka dan akan kita tanya mereka perlunya apa dengan dana tersebut dan akan kita belikan,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.