UMP Kalsel 2022 naik hanya 1,01 persen, Ratusan Buruh unjuk rasa

  • Whatsapp
Ratusan buruh unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.Muhammad Fudail(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Ratusan buruh Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali sambangi gedung DPRD Kalimantan Selatan, Kamis (25/11).

Aksi unjuk rasa dihadiri oleh ratusan pekerja itu membawa atribut, bendera dan juga poster bertuliskan aspirasi para buruh, yang menolak keputusan kenaikan UMP Provinsi Kalsel 2022.

Bacaan Lainnya

Kedatangan buruh kalsel ini tentunya permasalahan Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Selatan tahun 2022 yang mengalami kenaikan hanya sebesar 1,01 persen.

Artinya UMP di Kalimantan Selatan pada tahun depan hanya mengalami kenaikan sekitar Rp29 ribu. Yakni menjadi Rp2.906.473,32.

Koordinator aksi, Yoyoen Indarto, juga meminta agar Gubernur Kalsel datang untuk menghadapi aksi demo tersebut untuk menganulir surat keputusan kenaikan UMP yang hanya sebesar 1,01 persen.

“Tolong lah teriakan kami ini didengar jangan sampai dewan Pengupahan provinsi dan bahkan Gubernur jangan sampai jadi stempel pemerintah pusat,” ujar Yoyoen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.