PABPDSI Kalsel Adakan Rakorda di HSU

HADIRI-Bupati HSU Abdul Wahid hadiri Rakorda PABPDSI Kalsel. (diskominfo)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)yang dilakukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Ketua PABPDSI Provinsi Kalsel H Syahbuddin Nor mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya ke Bupati HSU yang telah memfasilitasi Rakorda se-Kalsel itu, sehingga sehingga terlaksana dengan baik, di Gedung Agung, Selasa (19/10) .

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah bisa hadir seluruh pengurus Kabupaten dari Tala Kabupaten Banjar, dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kemudian dari Tanah Bumbu, Kemudian dari Kota Baru, Hulu Sungai Tengah, dari Balangan Kemudian dari Tabalong dan kemudian dari HSU kecuali Tapin dan Batola,” katanya.

Syahbuddin Nor menjelaskan adapun agenda Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Kalsel kali ini, membahas tentang konsolidasi Organisasi, semua Kabupaten harus sudah memiliki dasar hukum PASPDSI.

Penggalian Dana Organisasi, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan perlunya peningkatan kapasitas pengetahuan (Kemampuan Intelektual/wawasan semua Anggota BPD).

“Perlunya Job Description, Provinsi dan Kabupaten yang jelas, Draf Perbup tentang BPD se-Kalsel, Teknis Rencana menghadiri RAKERNAS serta membahas Hal hal yang dianggap strategis,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK menilai pentingnya kemitraan yang dijalin antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama pemerintahan desa, kecamatan, kabupaten, bahkan provinsi demi kemajuan dan pembangunan daerah.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat HSU tentunya mengucapkan apresiasi yang tinggi dan merasa berterima kasih karena daerah kami menjadi tempat rakorda pertama persatuan anggota BPD seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Bupati Wahid.

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa keberadaan BPD BPD itu sangat penting bagi pemerintah baik Pemerintah desa, Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten dan mungkin juga pemerintah provinsi dan pemerintah.

“Karena kami secara pribadi selalu beranggapan makin banyak orang memikirkan suatu daerah maka itu adalah suatu anugerah,” lanjutnya.

Wahid memberikan saran nanti kalau ada pertemuan yang sama di lain tempat, maka pengurusnya harus melakukan komunikasi dengan kepala daerah setempat.

“Jadi suatu hal yang wajar kalau kita memikirkan daerah kita mendapatkan mendapatkan dukungan dari suatu daerah,jadi kami yakin apa yang disampaikan dalam rapat dari Tanah laut dari Banjar dari HSS dari Tanah Bumbu, Kotabaru, HST, Balangan Tabalong dan HSU sendiri itu akan memberikan masukan yang berarti bagi daerah” Kata Wahid

BPD sebagai mitra pemerintah, maka kepala desa yang bisa menjalin kerja sama dengan BPD maka dia akan mudah mengelola pemerintahan di desa dengan syarat sinergitas dan kebersamaan.

“Karena bagaimanapun pemerintah desa dan BPD ini adalah sesuatu yang perlu kita gambarkan kepada masyarakat bahwa dalam membangun desa itu harus ada kesatuan harus ada Irama yang sama, dan apabila terjadi perbedaan pendapat maka kita lakukan pembicaraan atau komunikasi yang saling memberikan manfaat bagi satu sama yang lainnya,” tukasnya.

Disamping dihadiri ketua dan perwakilan BPD perwakilan Kabupaten se Kalimantan Selatan, tampak hadir pula Ketua DPRD HSU Almien Ansar Safari, dan Kepala Dinas PMD HSU Rijali Hadi.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait