Resmi turun ke Level ll, Warga Banjarmasin tetap diminta terapkan Prokes ketat

  • Whatsapp
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina(Muhammad Fudail)(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Sekian lamanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV, akhirnya kota seribu sungai turun level ll.

Turunnya level II ini di umumkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), pada Senin (18/10/21) kemarin.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan Status assesmen Provinsi Kalsel khususnya Banjarmasin telah membaik sehingga berhasil turun level.

“Alhamdulillah kita sudah berada di level 2, masyarakat jangan sampai euforia dulu agar tidak ada varian baru,” ujar Ibnu Sina, Selasa (19/10/21).

Ia juga mengingatkan kembali kepada masyarakat, untuk tetap menegakkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat terutama penggunaan masker.

Dengan relaksasi terhadap berbagai sektor yang sempat ditutup dikarenakan penerapan PPKM level 4 lalu.

“Saat ini kita mempersiapkan untuk membuka sektor wisata. Salah satunya pada kawasan Siring,” ungkapnya.

Ibnu Sina juga mewanti-wanti jika nanti kawasan Siring dibuka, tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Namun, untuk sektor ekonomi akan dibuka dengan kapasitas 50 persen yakni pada restoran maupun rumah makan.

“Sedangkan untuk Tempat Hiburan Malam (THM) masih belum bisa dibuka. Karena membutuhkan persiapan yang jauh lebih matang, sebagai antisipasi agar tidak menimbulkan klaster,” ingatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku sangat bersyukur atas turun nya level PPKM di Banjarmasin tersebut.

“Alhamdulillah Banjarmasin sudah berada di level II, sesuai dengan perhitungan dan tentu kita bersyukur dengan capaian yang ada ini karena semua ini adalah kerja keras dari kita semua dan dibantu penuh oleh TNI dan Polri dan kesadaran masyarakat untuk disiplin dengan protokol kesehatan,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.