Jembatan Pelabuhan Pembelacanan perlu perhatian Pemkab Kotabaru

  • Whatsapp
Jembatan Pelabuhan sepanjang 300 meter dan berusia kurang lebih 25 tahun yang berada di desa Pembelacanan.Ardiansyah (kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Masyarakat desa Pembelacanan, Kecamatan Kelumpang Selatan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru segera membangun jembatan pelabuhan dari beton.

Pasalnya, jembatan pelabuhan yang berada tepat di Desa Pembelacanan ini masih terbuat dari kayu dan kini kondisinya semakin parah.

Bacaan Lainnya

Jembatan Pelabuhan sepanjang 300 meter dan berusia kurang lebih 25 tahun yang berada di desa Pembelacanan, merupakan jembatan dermaga yang di pakai untuk akses baik bepergian ke Pusat Kotabaru untuk berurusan administrasi ataupun keperluan belanja untuk kebutuhan pokok ekonomi warga.

Akses tersebut bukan hanya untuk masyarakat Pembelacanan saja namun juga dari dua desa lainnya di antaranya adalah desa Bumi Asih dan Desa Tanjung pangga.

Warga berharap dilakukan penggantian jembatan kayu menjadi beton.Ardiansyah
(kalselpos.com)

“Kita meminta Pemerintah dapat merealisasikan bantuan untuk mengganti jembatan kayu ke beton agar lebih kuat atau setidaknya usianya lebih lama,” Ucap Amat warga pembelacanan, minggu (17/10).

Amat mengatakan, bahwa jembatan dermaga itu merupakan akses jalur perekonomian warga, bagaimana tidak ,karena jembatan dermaga itu juga di gunakan sebagai bongkar muat barang dagangan warga disana.

“Kondisinya sangat mengkhawatirkan, sehingga jika mengalami kerusakaan, sudah tentu akan menyulitkan akses dan aktivitas warga,” sambungnya.

Sementara Kepala Desa Pembelacanan Syarifudin kepada wartawan mengatakan, bahwa kondisi ini sudah di sampaikan ke pemda melalui dinas perhubungan.

“Proposal pengajuan perbaikan jembatan ini sudah kita ajukan ke Dinas Perhubungan dan juga di ketahui Camat Kelumpang Selatan, namun hingga kini hampir setahun kabar proposal tidak ada juga tindak lanjutnya,” Ucap Kades.

Dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah agar permasalahan ini ditanggapi dengan serius dan perhatian khusus mengingat pentingnya akses jembatan pelabuhan ini untuk menunjang perekonomian warga.

“Tentu kami sangat berharap kepada Pemerintah Daerah agar kiranya menjadi perhatian khusus, karena jembatan ini juga salah satu akses penunjang perekonomian warga di tiga desa yakni Pembalacanan,Bumi Asih, dan Tanjung Pangga,” katanya mengakhiri.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.