Tour de Loksado, Jaringan Internet jadi Kendala Peserta

  • Whatsapp
PESERTA- Tour de Loksado naik sepeda menuju Loksado. (Kominfo) (kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Tour de Loksado event nasional yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengambil rute sepanjang 150 kilometer dari Kiram, Kabupaten Banjar menuju Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) telah berjalan dengan lancar.

Even Tour de Loksado yang diikuti 204 peserta dan sebanyak 41 peserta dari luar Kalsel, seperti Bontang, Palangkaraya, Jakarta, Madiun, Jogja, Bali dan Kaltim, untuk menggairahkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam Loksado.

Bacaan Lainnya
SUSUR SUNGAI- Tour de Loksado peserta naik bamboo rafting menikmati alam Loksado susur Sungai Amandit.(Kominfo)(kalselpos.com)

Dalam pelaksanaan Tour de Loksado 2021, kedatangan peserta
kompetisi King of Mountain (KOM) KOM dan Qeun of Mountain (QOM), disambut dan dilepas di lapangan Lambung Mangkurat, Kota Kandangan menuju Loksado untuk melaksanakan wisata bamboo rafting yang merupakan atraksi wisata unggulan di kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan menikmati sajian yang kuliner dititik finish.

Kabid Pariwisata Disporapar Kabupaten HSS, Moh Zakir Maulidi, Minggu (17/10), mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati, Wakil Bupati Sekda, Polres HSS serta atas peran dan dukungan dari seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan event sport tourism Tour de Loksado 2021 di Kabupaten HSS.

“Kami juga terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel yang selalu berkomitmen mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisata melalui event-event pariwisata ini,” ujar Zakir.

Terkait dengan adanya kendala gangguan komunikasi seluler yang dikeluhkan peserta dan panitia, Zakir membenarkan. “Iya saat pelaksanaan kegiatan ada kendala komunikasi seluler pada 16 dan 17, sehingga banyak peserta yang kesulitan berkomunikasi melalui HP,” kata Zakir.

Menurutnya, padamnya listrik diduga berimbas pada hilangnya semua jaringan seluler di kawasan Loksado dan kejadian seperti ini diakui Zakir sering terjadi di kawasan Loksado, setiap listrik padam maka jaringan komunikasi seluler juga akan hilang.

Namun, kata Zakir, pihaknya tidak memahami secara teknis penyebab hilangnya jaringan seluler tersebut, tapi pihaknya berharap hal seperti ini bisa menjadi perhatian serius dari para pihak terkait, terlebih saat penyelenggaraan event dengan peserta yang datang dari luar daerah atau luar provinsi Kalsel.

“Kami harap hal seperti ini tidak terjadi, karena akan berpengaruh pada tingkat kenyamanan kunjungan wisata,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.