Tingkatkan kompetensi wartawan, PWI Kalsel gelar UKW angkatan XIII

Peserta UKW angkatan XIII yang digelar PWI Kalsel foto bersama usai kegiatan.(Anas Aliando)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com -Sebagai organisasi profesi wartawan yang memiliki banyak anggota dari berbagai media, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk  mendorong peningkatan kompetensi wartawan.

Sampai saat ini PWI Kalimantan Selatan telah menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XIII yang baru saja dihelat pada 15-16 Oktober tadi.

Bacaan Lainnya

Digelarnya UKW Angkatan XIII tak lepas dari dukungan PT Sebuku Tanjung Coal (STC) Grup, yang ikut berkontribusi dalam mendorong peningkatan kompetensi wartawan di Kalimantan Selatan.

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan PT STC grup yang ikut berperan dalam mendorong peningkatan kompetensi wartawan.

“Ini adalah bukti sinergi dunia usaha dalam hal ini PT STC Grup dengan PWI Kalsel, untuk mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas masyarakat pers, khususnya para jurnalis di Banua. Saya berharap perusahaan besar di Kalsel yang lain juga ikut berkontribusi terhadap masyarakat pers di Kalsel, khususnya dalam mendorong peningkatan kompetensi wartawan,” katanya usai penutupan UKW yang dilaksanakan di Gedung PWI Kalsel Jalan Pengeran Hidayatullah  Banjarmasin, Sabtu (16/10).

Ditambahkan Zainal Helmie, UKW menjadi salah satu syarat bagi insan pers untuk menjalankan tugas jurnalistik. Melalui UKW maka kapastitas dan kompetensi seorang wartawan akan diuji, apakah layak dan berkompeten menjalankan tugas jurnalistik 6M yang profesional dan bermartabat. “Bagi pimpinan media akan diuji pada jenjang utama, bagi redaktur diuji jenjang madya dan bagi wartawan diuji pada jenjang muda.

Uji UKW ini memiliki standar penilaian yang ketat dengan penguji yang telah mendapat sertifikasi penguji nasional. Jadi, bagi yang lulus, maka bisa dikatakan telah berkompeten,” jelas Zainal Helmie.

Sementara Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Kalsel Toto Fachrudin mengatakan, wartawan yang berkompeten bisa menjadi filter untuk mencegah dan membendung informasi hoax yang begitu massif. Ketika dinyatakan berkompeten, maka wartawan akan terikat untuk menjalankan prinsip jurnalime yang jujur, adil, berimbang, serta bermartabat.

“Wartawan berkompeten akan selalu memegang teguh prinsip jurnalisme yang berimbang dengan mengedepankan kepentingan publik. Kode Etik dan UU Pers akan selalu menjadi pegangan dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk bagi redaktur dan pimpinan media,” katanya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait