Putusan Sidang Mahkamah Tetapkan H. Rusli Kembali Pimpin DPD Golkar Kabupaten Banjar

  • Whatsapp
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Khairil Anwar.(fahmi de musfa)(kalselpos.com)

Martapura,kalselpos.com – Sengketa Internal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Banjar dengan perkara nomor 29 telah diputuskan melalui sidang mahkamah beberapa waktu lalu.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Khairil Anwar yang ditemui pada Jumat (15/10) mengatakan, hasil keputusan sidang mahkamah tersebut murni menetapkan H. Rusli kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

“Dari putusan sidang mahkamah murni menetapkan H. Rusli selaku termohon sebagai ketua DPD Partai Golkar Periode 2020 – 2025, lantaran permohonan dari pemohon ditolak keseluruhan. Ini pun dibuktikan dari salinan putusan yang telah kami terima,” ungkapnya.

Disampaikannya, kalaupun pihak pemohon merasa dimenangkan oleh hasil putusan itu urusan mereka. “Yang pasti untuk saat ini kita tidak ingin berpolemik dan fokus menjaga solidaritas,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar ini juga menjelaskan awal mula terjadinya polemik internal tersebut, dimana dari penjelasannya berawal dari musda DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar yang terselenggara beberapa waktu lalu.

“Jika menelisik kembali hal yang paling substansi itu adalah unsur kepesertaan dimana pesertanya merupakan pimpinan kecamatan, namun lantaran pimpinan kecamatan dinyatakan habis masa jabatannya, kemudian ditunjuklah Plt oleh ketua dan berhadir pada kegiatan musda. Pada musda itu dilakukanlah pemilihan ketua dan pemilihan pada waktu itu secara aklamasi,” jelasnya.

Disinggung terkait aturan penunjukan Plt Khairil pun kembali menerangkan bahwasanya kebijakan tersebut sah-sah saja, lantaran sudah diatur dalam PO (Petunjuk Organisasi).

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.