Program Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Dikhususkan untuk Mereka yang Hidup Tidak Layak

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dra. Hj. Rachmah Norlias .(sidik)(kalselpos.com)

Banjarmasin,kalselpos.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dra. Hj. Rachmah Norlias memberikan edukasi pengetahuan kepada warga terkait dengan hak dan kewajiban terkait dengan iplementasi Peraturan daerah
(Perda) Provinsi Kalsel Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Disampaikannya, regulasi ini dibuat diharapkan bisa memberikan pedoman bagi pelaksanaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di daerah dan memberikan kepastian hukum, Penyandang Masalah Kesejahteraam Sosial (PMKS) dan masyarakat menengah ke bawah.

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya aturan ini tentu menjadi kekuatan hukum yang jelas sehingga kebijakan kepada masyarakat dengan kualitas kehidupan dibawah layak,” kata Rachmah kepada Kalselpos.com disela sela kegiatan Sosialisasi perda (Sosper)
Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial
di Gedung Sekretariat Pimpinan Wilayah Aisiyah Provinsi Kalsel, Jalan Perdagangan Banjarmasin Jumat, (15/10) .

Disampaikannya, keberadaan Perda ini penting untuk disebarluaskan dan disampaikan kepada publik untuk menjadi bahan edukasi sekaligus pemahaman terkait pedoman hukum penyelenggaraan kesejahteraan sosial di banua.

“Oleh karena itu tugas kita semua agar bisa berkontribusi didalamnya. Setidaknya Perda ini disebarkan kepada keluarga, tetangga maupun lingkungan sekitar tempat tinggal,”harapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dr. Ibnu Sabil mengungkapkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial ini diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan tidak layak secara kemanusiaan.

Disampaikannya, Indikator ini bisa dikategorikan kehidupan dibawah garis kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, keterpencilan, ketuna sosial / penyimpangan perilaku, korban bencana atau korban tidak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait