Kalsel belum raih Emas Pon, Gubernur minta Doa

  • Whatsapp
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor meminta dukungan masyarakat Kalsel agar kontingen yang bertanding di PON XX Papua bisa meraih emas(Jaelani Hasan)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Harapan kontingen kalimantan selatan yang berlaga diajang PON XX Papua untuk menyamai raihan pada PON XX Jabar tahun 2016 lalu nampaknya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Pasalnya, hingga hari ke 10 pelaksanaan PON XX Papua, kontingen kalsel masih belum mampu mempersembahkan medali emas. Alhasil, kontingen Kalsel yang menamakan diri Tim Wasaka ini masih berkutat di posisi 30 dari total 34 provinsi yang berpartisipasi di perhelatan ajang multievent empat tahunan terbesar di Indonesia tersebut.

Bacaan Lainnya

Meski belum memenuhi ekspektasi sampai sejauh ini, kontingen Kalsel masih berpeluang menghadirkan kebanggaan untuk Banua. Oleh sebab itu Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar atlet-atlet Kalsel bisa meraih medali emas.

“Sampai hari kita masih belum meraih emas. Tapi ada beberapa Cabor yang berhasil masuk final. Kita minta doa dan dukungan dari masyarakat Kalimantan Selatan agar para atlet yang bertanding bisa meraih emas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah menilai, faktor yang membuat kontingen sampai sekarang belum meraih emas akibat minimnya persiapan di masa pandemi.

“Pandemi ini membatasi kita semua dan ini tidak hanya di Kalsel,” ujarnya.

Kendati demikian, dia mengakui memang pola pembinaan seperti di Jawa Timur, Jawa Barat dan beberapa tim unggulan lain sudah berada di atas rata-rata.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa benahi. Ini bisa jadi ajang kita untuk introspeksi bahwa pembinaan olahraga itu harus dilaksanakan secara baik dan berjenjang,” tuntas Hermansyah.

Sekedar informasi, hingga berita ini ditulis Kalsel baru meraih total 12 medali, dengan rincian 5 perak dan 7 perunggu.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.