Jebolan Ponpes Darussalam ini, mampu hasilkan Rupiah dari Kuningan

  • Whatsapp
Kasful Anwar bersama rekan-rekannya sedang mengerjakan baling-baling yang akan di pasarkan ke beberapa kota di Indonesia.(kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Pria jebolan pondok pesantren Darussalam Martapura, berasal dari Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kasful Anwar (39 tahun) mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah dari kuningan yang dimodifikasi yakni baling-baling perahu nelayan.

Bacaan Lainnya

Kenapa tidak, bahan baku baling-baling perahu yang dibeli dari salah satu pengrajin di daerah hulu sungai mampu dipasarkan hingga ke mancanegara seperti Nigeria dan Colombia.

Ia yang merupakan penggagas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Saranjana Grup dan dibantu salah satu perusahaan pabrikan semen yang beroperasi didaerah setempat mampu memodifikasi baling-baling untuk keperluan lomba kecepatan perahu dan untuk keperluan sehari-hari dalam mencari tangkapan hasil laut.

Dengan peralatan dan tempat kerja seadanya, Kasful yang dibantu beberapa rekannya hingga kini banjir pemesanan. Bukan hanya dari mancanegara, permintaan dari Sulawesi, Sumatera dan Nusa Tenggara serta pulau Jawa justru meningkat dimasa pandemi Covid-19 sekarang.

“Alhamdulillah, awalnya UMKM Saranjana Grup ini terbentuk ditahun 2020 lalu dan sekarang dalam sebulannya kami mampu menghasilkan sebesar Rp18 juta, dan saya dan beberapa orang rekan dari Desa Tarjun ini belajarnya secara otodidak dan banyak berkonsultasi,” tutur pria kelahiran 1982 silam.

Dalam proses pengerjaannya, sambungnya, untuk 1 baling-baling yang akan di modifikasi biasanya memakan waktu sekitar 2 jam dari tahap awal hingga finishingnya.

“Untuk sekarang, kami hanya memodifikasi baling-baling perahu, namun selain itu juga menerima perbaikan mesin kapal dan memodifikasi baling-baling kendaraan roda 4,” jelasnya pula.

Kedepan, UMKM Saranjana Grup akan mencoba mencetak baling-baling sendiri sehingga saat permintaan banyak tidak akan terkendala lagi.

“Untuk mencetaknya kami bisa. Cuman yang menjadi kendalanya adalah dalam membuat 1 baling-baling berbahan dasae kuningan itu apakah ada campuran lainnya dan itu yang kami harus belajar lagi,” harapnya.

Senada dengan itu, Rahmadi yang merupakan bagian pemasaran produk UMKM Saranjana Grup menuturkan, untuk sistem pemasarannya pihaknya memanfaatkan media sosial dan hasilnya sangat bagus dari beberapa orang yang melihat postingan yang disajikan.

“Kami pasti bangga, karena produk kami sampai dipesan orang dari beberapa negara. Untuk di Indonesia sendiri hampir kota-kota besar yang ada memesan ditempat kami baling-balingnya, untuk perahu maupun mobil,” ungkapnya.

Dijelaskannya lebih jauh, ada beberapa jenis baling- baling yang di produksi tergantung dari pemesanan, baik untuk balapan maupun dipergunakan bagi nelayan sehari-hari dengan harga yang variatif terjangkau.

“Untuk penghasilan UMKM Saranjana Grup hingga bulan Agustus 2021 mencapai Rp59 juta lebih dengan penjualan sebanyak 928 buah baling-baling, dan hal itu pastinya menjadi suatu kebanggaan bagi kami, meskipun dengan keterbatasan alat dan tempat namun produk kami ternyata banyak digemari,” imbuhnya.

Disamping itu, pihaknya bersyukur dengan bantuan salah satu perusahaan pabrikan semen Tiga Roda akhirnya dibantu pembangunan workshop diarea pesisir Desa Tarjun. “Terimakasih kepada perusahaan yang sudah membantu kami, baik dari sisi pendanaan juga tempat kerja,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Tarjun, Sahrani menilai, apa yang dikembangkan oleh UMKM Saranjana Grup tentu sangat berdampak positif bagi kepentingan masyarakat khususnya meningkatkan perekonomian.

“Kami melihat upaya mereka sangat bagus dan tentu nama Desa Tarjun juga secara tidak langsung semakin dikenal orang. Terimakasih kepada Tiga Roda yang sudah membantu masyarakat kami dalam pengembangan sumber daya manusia yang mandiri. Kedepan, menjadi perhatian kami mereka harus bisa memproduksi sendiri baling-balingnya bukan hanya memodifikasinya saja,” ungkapnya.

Pembina sekaligus perwakilan management perusahaan, Teguh Iman Basoeki menyatakan, menurutnya potensi masyarakat Desa Tarjun harus lebih dikembangkan lagi dan pihaknya akan terus memberikan support untuk

Pembina sekaligus perwakilan management perusahaan, Teguh Iman Basoeki menyatakan, menurutnya potensi masyarakat Desa Tarjun harus lebih dikembangkan lagi dan pihaknya akan terus memberikan support untuk kebaikan bersama.

“Kami tidak menyangka, pemasaran mereka sudah sampai ke beberapa negara dan itu menjadi kebanggaan tersendiri. Yang jelas, kedepan potensi itu akan kita kembangkan lagi,” paparnya.

 

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.