PWI Kotim galang dana untuk korban banjir didaerahnya

Kondisi banjir yang masih terjadi di Kecamatan Bukit Santuai Kotim (atas) dan di Kecamatan Mentaya Hulu (bawah). (ist)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com -Plt Camat Mentaya Hulu Drs Asari MM P, Minggu malam (5/9) menginformasikan via ponselnya, kondisi ketinggian air di wilayahnya saat ini berkisar 70 cm hingga 90 cm.

PWI Kotim galang dana untuk korban banjir.(ist)

“Kondisi itu bisa meningkat jika hujan berlangsung terus menerus yang menyebabkan luapan air di Sungai Mentaya dan Sungai Kuayan di Kecamatan Mentaya Hulu kawasan utara Kotim akan meninggi,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Begitu juga di kawasan utara Kotim lainnya, di Kecamatan Bukit Santuai banjir masih terjadi.

Demikian informasi yang diterima kalselpos.com dari Camat Bukit Santuai, Drs Pungkal via ponselnya.

Kemudian PWI Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provjnsi Kalteng, terlihat mulai mengumumkan ke publik, prihal penggalangan dana untuk bantuan korban banjir di Kecamatan Mentaya Hulu dan Bukit Santuai.

Sementara Bupati Kotim menetapkan daerahnya menjadi tanggap darurat banjir.

Hal ini karena banjir meluas tidak hanya terjadi di enam kecamatan di utara Kotim tapi juga terjadi di kawasan hilir Kotim, yakni di Desa Hanjalipan Kecamatan Kota Besi Kotim.

Kondisi ini disebabkan anak sungai Mentaya tidak mampu menampung curah hujan yang terus terjadi dengan curah hujan yang cukup tinggi. Dan ini telah memasuki pekan kedua.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait