Masa Pandemi, DPC PAPPRI HSU Sarankan Seniman Musik Tampil Virtual

RAPAT-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAPPRI Kabupaten HSU menggelar rapat koordinasi terkait penyusunan kepengurusan untuk Periode 2021-2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU.(ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Selama Pandemi Covid-19, berbagai sektor terdampak. Termasuk salah satunya ialah, pekerja seni di bidang musik, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Bacaan Lainnya

Kabupaten HSU yang berada di Kalimantan Selatan berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan level 3, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Hal ini menjadi perhatian bagi pekerja seni dan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) HSU, Sabtu (4/9).

Baru-baru tadi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAPPRI Kabupaten HSU menggelar rapat koordinasi terkait penyusunan kepengurusan untuk Periode 2021-2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU.

Salah satu yang menjadi pembahasan ialah, nasib para pekerja seni di bidang musik akibat Pandemi Covid-19 dengan penerapan Prokes ketat.

Ketua terpilih DPC PAPPRI HSU Romier Egus J.A Rivillia, S.Sos menyampaikan, PAPPRI kedepannya akan berfokus dengan memfasilitasi atau mewadahi para seniman di HSU.

“Dengan terbentuknya kepengurusan pada hari ini kedepannya kita berharap, untuk dapat saling membantu terhadap potensi-potensi para seniman baik itu artis, penyanyi, pencipta lagu dan pemusik yang ada di HSU,” ujarnya.

Ditambah, masih dalam suasana pandemi covid-19. Menurutnya bukan berarti menjadi penghambat dirinya dan para seniman lainnya agar tetap kreatif, berkreasi dan berkarya di bidang seni musik.

“Walaupun saat ini, masih dalam keadaan pandemi yang mana kita tidak bisa menyalurkan karya atau menampilkan secara langsung serta sambil menunggu arahan dari pemerintah dalam hal pelaksanaannya,” katanya.

Namun lanjut Egus panggilan akrabnya ini, salah satu solusi yang agar para seniman tetap bisa berkarya dalam masa pandemi ini, akan dilaksanakan penampilan melalui virtual.

“Namun, untuk ini akan kita konsep semuanya agar teman-teman tetap bisa berkarya dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ucapnya.

Dengan penampilan secara virtual setidaknya, para Seniman masih dapat menyalurkan bakatnya dan tetap mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 demi mendukung menekan kasus Covid-19.

Ia menambahkan, DPC PAPPRI tidak akan jalan dengan tidak adanya hubungan kerjasama ataupun dukungan pemerintah.

“Tentunya terbentuknya organisasi ini perlunya dukungan dan kerjasama dengan pemerintah, mudahan-mudahan bisa terlaksana dengan baik serta satu misi dan satu visi,” harapnya.

Sementara itu, Staf Bidang Paud & Pendidikan Masyarakat Disdikbud HSU, Mariana, S.Sos menyampaikan, dirinya mendapatkan mandat dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAPPRI Kalimantan Selatan (Kalsel) Drs. Sirajuddin, M.Ed untuk membentuk kepengurusan DPC PAPPRI HSU.

“Kebetulan saya sendiri yang menerima mandat dari DPD PAPPRI Kalsel, karena perlu kita ketahui koordinasi dengan adanya DPC PAPPRI HSU sendiri ini dibawah naungan bidang kebudayaan dari Disdikbud,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan dibentuknya DPC PAPPRI HSU adalah bentuk dari merangkul para seniman atau pelaku seni untuk dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Saya harapkan semoga dengan adanya DPC PAPPRI HSU ini akan menjadi wadah penyalur dan hobi semua seniman yang ada di HSU dan juga nantinya akan menjadikan terjalinnya kemitraan, melindungi hak cipta produksi mereka sehingga nantinya akan tersalurnya ide-ide atau gagasan yang belum belum terakomodir,” cetus Mariana.

 

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait