Satwa langka Ikan kodok ini jadi daya tarik pariwisata di Kota Ambon

Ikan kodok Maluku di perairan Teluk Ambon, Provinsi Maluku.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Menjadi daya tarik pariwisata di Kota Ambon, Provinsi Maluku yaitu satwa langka ikan kodok Maluku Histiophryne psychedelica) yang kini membutuhkan perhatian serius, karena habitatnya mulai tercemar sampah.

Seorang pelaku ekowisata yang juga instruktur selam berlisensi, Zainal H. Renuat di Ambon, Rabu (1/9) mengatakan, biasanya orang dari manapun akan membayar mahal berkunjung hanya untuk melihat ikan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ikan tersebut merupakan satwa endemik di Teluk Ambon yang jadi daya tarik ekowisata bagi penyelam dan peneliti untuk berkunjung di perairan Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon,” ujarnya.

Ia berharap semua pihak baik itu pemerintah dan media massa terus memberi edukasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara, Profesor riset dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Teguh Peristiwady, menjelaskan spesies ikan tersebut pertama kali ditemukan oleh Ted Pietsch, Arnold & Hall pada tahun 2009.

“Ikan dengan nama latin Histiophryne psychedelica ini dapat ditemukan di kedalaman 10 meter atau lebih,” sebutnya.

Ikan tersebut berbeda dengan ikan kodok lainnya karena punya wajah datar dan sepasang mata menghadap depan. Umumnya ikan punya mata di bagian samping kepala, sehingga ikan kodok Maluku memiliki sudut penglihatan seperti mata manusia.

“Ikan ini hidup di daerah karang, dan hanya ditemukan di Ambon, belum pernah ada ditemukan di tempat lain,” kata profesor tersebut.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait