Masyarakat diminta ikut pantau Tarif Baru PCR

Zainal Hakim ST(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Masyarakat diharapkan ikut memantau penerapan tarif baru Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), sesuai Surat Edaran Presiden nomor HK.02.02/I/2845/2021, yang mengatur batas tarif tertinggi tes PCR.

Dalam SE diatur tarif tes PCR tertinggi untuk Pulau Jawa-Bali adalah Rp 495 ribu, dan untuk luar Jawa-Bali sebesar Rp 525 ribu.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah Kota (Pemko) bisa menyesuaikan dengan aturan baru tarif PCR ini. Karena aturan ini juga sangat membantu masyarakat yang ingin melakukan tes PCR,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Zainal Hakim ST, kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Dikatakannya, dengan terbitnya edaran itu maka pihak Dinkes dapat kiranya merealisasikan dan menyesuaikan. Agar dapat meringankan beban masyarakat.

“Ini sudah menjadi keputusan pemerintah pusat. Maka Dinkes dapat pula melakukan penyesuaian,” pintanya.

Disisi lain, peran serta masyarakat mengawasi tarif PCR baru juga diperlukan, agar penerapannya benar-benar merata terutama di fasilitas kesehatan pemerintah.

“Kita pun secepatnya berkoordinasi terutama Dinkes, sama-sama melakukan pengawasan di sejumlah fasilitas kesehatan yang melayani tes PCR,” bebernya.

“Ini jadi atensi kita di komisi dan secepatnya berkoordinasi dengan Dinkes,” tandasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait