Profil Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan

Tugu Bundaran Kijang, Jl. Ahmad Yani Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com -Kabupaten Tanah Laut adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan. Ibu kota kabupaten ini terletak di kecamatan Pelaihari dan merupakan pusat kegiatan di kabupaten Tanah Laut.

Pada tahun 2020, jumlah penduduk kabupaten ini berjumlah 351.561 jiwa, dengan kepadatan penduduk 94 jiwa/km².

Bacaan Lainnya

Kabupaten yang memiliki luas 3.631 km² dengan
jumlah 11 kecamatan dan 130 desa ini memiliki semboyan “Tuntung Pandang”.

Lahirnya Undang-Undang nomor 8 tahun 1965, tentang pembentukan Deswati II Tapin, Tabalong dan Tanah Laut, maka pada tanggal 2 Desember 1965 dilaksanakan upacara peresmian berdirinya Deswati II Tanah Laut.

Tanggal 2 Desember kemudian dicatat sebagai Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut yang diperingati setiap tahunnya.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut beralamat di Jl. Komp. Pertokoan Gagas, Pelaihari, dengan alamat website www.tanahlautkab.go.id

Perekonomian dan Pariwisata

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Laut dipengaruhi oleh sektor industri, pertambangan, dan perkebunan.

Objek wisata yang dimiliki Kabupaten Tanah Laut, diantaranya objek wisata alam berupa pantai Batakan, pantai Swarangan, dan Air Terjun Balangdaras, serta objek wisata budaya seperti Upacara Adat Balian.

Bandara dan Pelabuhan
Saat ini Kabupaten Tanah Laut sedang melaksanakan pembangunan tahap ketiga Pelabuhan Swarangan, yang nantinya akan menjadi pelabuhan khusus untuk pertambangan dan perkebunan atau kapal bertonase besar.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Tanah Laut telah menyiapkan lahan seluas 1.000 hektar untuk pembangunan bandara Maluka Baulin.

Potensi Daerah
Pertanian

Pada tahun 2017, luas panen (padi sawah dan padi ladang) adalah 56.836 hektar meningkat sebesar 8,33 persen dibanding tahun 2016.

Jagung juga merupakan tanaman pangan yang memiliki luas panen terbanyak di Kabupaten Tanah Laut, yaitu seluas 24.903. Jagung mengalami peningkatan sebesar 30,14 persen.

Perkebunan

Perkebunan mempunyai peranan yang cukup besar dalam pengembangan pertanian, jika melihat keadaan geografis Kabupaten Tanah Laut. Tanaman perkebunan yang sudah dikembangkan adalah tanaman karet, kelapa sawit, kelapa hibrida dan lainnya.

Jenis tanaman perkebunan yang potensial untuk menjadi tanaman andalan Kabupaten Tanah Laut adalah tanaman kelapa sawit dan karet.

Luas panen tanaman kelapa sawit pada tahun 2017 mencapai 7.660 ha, nilai tanaman kelapa sawit pada tahun ini mengalami penurunan sebesar 35,2 persen dari luas panen tahun lalu. Hal ini disebabkan karena harga kelapa sawit yang turun dan juga kemarau yang berkepanjangan.

Sementara
untuk tanaman karet, pada tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 50,7 persen menjadi 9.196 ha.

Peternakan

Populasi ternak sapi yang merupakan primadona dari Kabupaten Tanah Laut akhir tahun 2017 ini adalah sebanyak 75.665 ekor. Populasi ini naik 16,11 persen dari tahun sebelumnya (65.169 ekor), sedangkan populasi unggas terus meningkat dibanding tahun 2016.

Perikanan

Tanah laut sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan laut tentunya kaya akan potensi kelautan. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah produksi hasil laut utamanya ikan.

Produksi ikan dari perairan laut pada tahun 2017 sebesar 52.824 ton. Sedangkan produksi dari perairan umum sebesar 3.965 ton.

Kehutanan

Luas hutan di Kabupaten Tanah Laut adalah sebesar 127.338 ha. Bila dirinci menurut fungsinya, kawasan hutan lindung memiliki luas 13.589 ha, kawasan hutan produksi 86.177 ha, dan kawasan hutan konservasi 27.572 ha. Kawasan hutan lindung yang memiliki lahan dengan kondisi lahan kritis seluas 9.955 ha dan kondisi lahan sangat kritis 112 ha.

Pertambangan

Berdasarkan data dari Dinas Pertambangan dan Energi pada tahun 2017, produksi batu bara meningkat sebesar 25,19 persen dari tahun 2016, dari 7,13juta ton menjadi 8,9 juta ton

Letak Geografis

Kabupaten Tanah Laut secara geografis terletak antara 114° 30’20″ sampai dengan 115° 23’31’’ Bujur Timur dan 3° 30’33″ sampai dengan 4° 11’38’’ Lintang Selatan dengan luas wilayah 3.631,35 KM², yang terbagi atas 9 kecamatan, dan 133 desa.

Batas  Wilayah Administrasi

Sebelah Utara: Kabupaten Banjar.
Sebelah Timur: Kabupaten Tanah Bumbu.
Sebelah Selatan: Laut Jawa.
Sebelah Barat: Laut Jawa

(Aplikasi Kalselpos.com)