Angkutan umum bukan penyebab penyebaran Covid-19 di Kalsel

Rusdiansyah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel.(anas aliando)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rusdiansyah meyakini, angkutan umum bukanlah salah satu penyebab penyebaran Covid-19 di Kalsel.

“Penyebaran virus Corona tidak disebabkan angkutan umum. Karena saat ini angkutan umum tidak sebanyak tahun yang lewat, apalagi ditambah PPKM level 4, angkutan umum makin turun drastis hingga 30 persen,” ujar Rusdiansyah kepada kalselpos.com, Kamis (12/8/2021).

Bacaan Lainnya

Diutarakannya, yang justru perlu diwaspadai adalah, angkutan umum pribadi dan travel ilegal yang saat ini makin marak.

Bukan hanya karena merugikan para pengusaha transportasi resmi dengan pelat kuning, kehadiran angkutan ilegal secara tak langsung juga dianggap berperan membawa penyebaran Covid-19.

Potensi penyebaran virus Covid-19 yang dibawa angkutan ilegal, menurut Rusdi, sangat besar. Hal tersebut lantaran tidak adanya pengawasan terkait protokol kesehatan (prokes) dan perjalanan seperti di terminal.

Tanpa adanya jaminan kesehatan dari kondisi sopir dan penumpang saat akan berangkat, ada celah penyebaran virus Covid-19 makin meluas ke daerah-daerah tujuan.

Rusdi mengungkapkan, sopir angkutan umum ilegal memuat dan menurunkan penumpang tidak di terminal, namun di titik-titik tertentu atau di terminal bayangan.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau aktivitas angkutan umum ilegal ini. Tidak bisa dibiarkan karena berpotensi besar dalam penyebaran Corona,” tandasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait