Lima Kepala SKPD Banjarmasin dilantik, satu diantaranya “terpaksa” secara Daring

  • Whatsapp
Prosesi pelantikan lima kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Banjarmasin. Satu diantaranya mengikuti secara daring.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com– Pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin melaksanakan prosesi pelantikan lima kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat. Satu diantaranya mengikuti secara daring.

Bacaan Lainnya

Lima kepala SKPD itu langsung di lantik oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, yang juga di hadiri oleh Walikota Banjarmasin, Arifin Noor, di laksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Jumat (06/08/21) pagi.

Adapun lima pejabat yang dilantik itu yakni Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) diisi oleh Ichrom Muftezar. Yang merupakan pejabat termuda, diantara lainnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar akan diisi Ahmad Muzaiyyin. Camat Banjarmasin Timur itu bukan wajah baru. Dia sebelumnya juga pernah menjadi bagian dari aparat penegak Perda tersebut.

Lalu, ada nama Wisdiasti Kartika yang bakal menduduki posisi Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik). Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja bakal diisi ISA Anshari

Dan terakhir Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan diisi Muhammad Makhmud.

Muhammad Makhmud, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan mengikuti secara daring lantaran masih menjalani isoman.

“Ya Pak Makhmud di lantik secara daring lantaran masih menjalani isoman,” ujar Ibnu Sina, kepada wartawan.

Usai pelantikan, Ibnu pun berpesan agar agar seluruh kepala SKPD yang dilantik dapat menjalankan amanah sesuai komitmen pelayanan.

“Kalau bisa cepat jangan diperlambat, kalau bisa mudah jangan dipersulit, kalau bisa selesai hari ini jangan tunda dampai esok hari,” katanya.

Tidak hanya itu, ia menekankan 5 Kepala SKPD agar menjalankan komitmen fakta integritas, yakni melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya.

“Apalagi dalam suasana PPKM seperti ini, kita ingin masyarakat terjamin keamanannya, dan ketertiban umum dan banyak agenda besar yang menanti,” terangnya.

Pimpinan Kota Seribu Sungai itu juga berharap agar seluruhnya dapat menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

“Dibulan Juli sudah banyak yang dilelang, anggaran sudah diserap dan bangunan fisik yang harusnya diaelesaikan. Saya harap ini bisa diselesaikan secepatnya,” Ungkapnya.

Sejatinya, kepala daerah terpilih yang baru dilantik saat melakukan pergantian pejabat mestinya menunggu waktu hingga 6 bulan terhitung sejak tanggal pelantikan.

“Pengecualian dan mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri. Sesuai pasal 162 ayat 3 UU nomor 10 tahun 2016 tentang UU Pilkada,” tandasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.