Pemkab Tanbu ikuti Rakor Percepatan Vaksinasi di Seluruh Indonesia

Hj Maryani, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tanbu saat mengikuti rakor secara virtual bersama Kemendagri dan Kemenkes.(ist)(kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu)Rakor tersebut membahas tentang Percepatan Vaksinasi di seluruh Indonesia, yang digelar pada hari rabu (04/08) kemarin.

Pemkab Tanbu dalam hal ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Hj Mariani, yang mengikuti Rakor tersebut secara virtual melalui Digital Live Room, Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Bacaan Lainnya

Plh. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Suhajar Diantoro, menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa sampai dengan saat ini, di seluruh Indonesia pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada 68 juta orang sepanjang 6 bulan.

Kemudian Menkes melaporkan, pada bulan Agustus pemerintah mempunyai stok vaksin sebanyak 72 juta, bahkan cadangannya sebanyak 5 juta, dan Presiden berharap vaksin tersebut harus habis disuntikkan, sedangkan pada bulan September akan datang lagi.

Lebih lanjut lagi, melalui Kemenkes, Presiden juga mengarahkan agar semua pihak memperhatikan perihal semua manajemennya.

Yang Pertama managemen stok dan yang kedua manajemen distribusi kemudian yang ketiga penyuntikan di lapangan, bagaimana vaksin yang banyak tadi tersuntikkan dengan maksimal.

Kondisi normal pada hari ini, seperti yang dilaporkan oleh Menteri Kesehatan ada dua pilar utama penyuntikan. yaitu Puskesmas dan Rumah Sakit. Jumlah Puskesmas di seluruh Indonesia sebanyak 10.000 buah dan Rumah Sakit sebanyak 1.000 buah.

Peran Pemerintah Daerah sangat penting dalam pencapaian target itu. Peran utama yang diharapkan adalah koordinasi, pengaturan sumberdaya dan pengerakan masyarakat. Peran ini diharapkan sampai level terbawah Pemerintah Daerah (Desa dan RT/RW).

 

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait