Bakeuda berharap dukungan semua pihak gali potensi Pendapatan

  • Whatsapp
Kantor Bakeuda Provinsi Kalsel.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Permasalahan database Objek dan atau Subjek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ataupun data lainnya ini menjadi kesepakatan untuk fokus bersama, hal ini seiring dinamisnya pergerakan data itu sendiri.

Ada beberapa indikator yang perlu dibenahi antara lain perangkat hardware dan software, Sumber Daya Manusia (SDM), integrasi/sinkronisiasi data serta komitmen kemitraan maupun pemangku kepentingan

Bacaan Lainnya

“Kita berharap validasi dan kualitas data menjadi lebih akurat dan akuntabel,” kata Kabid Pengelolaan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, H.Rusmataji kepada Kalselpos, Minggu (01/08).

Rusmataji menambahkan, sejauh ini upaya verifikasi data telah dilakukan baik itu secara sistem dan langsung pendataan kelapangan, hasilnya terlihat jelas apa saja yang menjadi persoalan mendasar untuk diperbaiki. Terkait PKB terdapat tunggakan terbesar yang dinyatakan kategori mewah termasuk kendaraan bermotor angkutan besar (berat) yang tidak dibayarkan sampai 5 tahun lebih.

“Hal ini perlu kerjasama semua pihak untuk menggali potensi tersebut dalam rangka pembiayaan keperluan yang mendesak memperkuat kinerja pemerintah daerah,” harap pria ramah ini.

Lanjutnya, kita semua berharap senantiasa mohon kepada Allah swt agar pandemi ini segera diangkat sehingga upaya pemulihan ekonomi bisa berjalan lancar sehingga orientasi Bakeuda mengejar target pendapatan bisa semakin mudah seiring perekonomian masyarakat yang membaik.

“Mohon dukungan dengan terapkan prokes dan doa masyarakat banua agar wabah ini segera berakhir,” tandasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.