Sekretaris Komisi II imbau masyarakat patuhi prokes dan mau divaksin

  • Whatsapp
Sekretaris Komisi II, H Muhammad Iqbal Yudiannoor.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin,kalselpos.com– Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sulit diterapkan di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) seperti halnya di wilayah Jawa-Bali sejak 3 hingga 20 Juli 2021.

Sekretaris Komisi II H Muhammad Iqbal Yudiannoor menekankan hingga saat ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, pasalnya perkembangan kasus Covid-19 di Kalsel, dimana 393 orang positif adalah tambahan terbaru diantaranya sebanyak 61 orang sembuh dan meninggal dunia sebanyak 4 orang data ini hingga Rabu 14 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

“Wacana PPKM Darurat ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, karena mulai terjadi lonjakan kasus Covid-19 se-Kalsel yang cukup segnifikan,” ujar Iqbal kepada kalselpos.com, Kamis (15/7/2021).

Politisi PAN ini menganggap wajar saja pro maupun kontra, karena ini juga masih sebatas wacana dan ia juga mengingatkan kondisi di rumah sakit saat ini juga sudah mulai penuh terisi pasien Covid-19 seperti di Banjarmasin, PPKM adalah opsi saja, silahkan jika memang tidak mau, tapi harus diingat utamakan protokol kesehatan dan mau juga di vaksin.

“Saya sebagai wakil rakyat menyuarakan usulan penerapan PPKM Darurat ini, namun bagi pihak yang kontra tidak masalah itu hal lumrah,” ujarnya.

Lanjut Iqbal, yang jadi persoalan sementara tidak sedikit menolak PPKM, juga meremehkan protokol kesehatan termasuk tidak mau di vaksin.

Sekarang ini pasien positif Covid-19 tembus angka 300 orang lebih, jumlah itu belum lagi yang isolasi mandiri (isoman), sementra provinsi tetangga seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah sudah mengambil kebijakan.

Karena itu ia mengimbau bagi pihak yang kontra tidak menginginkan PPKM, mari bersama-sama menjaga imuniti dengan mematuhi protokol kesehatan serta masyarakat yang belum di vaksin tentunya mau di vaksin.

“Mengatasi wabah pandemi ini sangat sulit jika tidak ada dukungan serius dan kesadaran masyarakat,” tukasnya

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.