PTM resmi diberlakukan di sejumlah Sekolah di Banjarmasin

Sebelum memasuki kelas, siswa harus mengecek suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak, dan pakai masker.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Dinas pendidikan (Disdik ) Kota Banjarmasin, resmi melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (12/07/21) pagi.

Bacaan Lainnya

PTM yang dilaksanakan itu, digelar di sekolah di bawah koordinasi Disdik Banjarmasin, seperti Paud, Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Terlihat dari pantauan, salah satu SMP 15 Banjarmasin, Jalan kuin Utara, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, melaksanakan PTM ini dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelum memasuki kelas harus mengecek suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak, dan pakai masker.

Kepala sekolah SMP 15 Banjarmasin, Arbainah mengatakan, pada PTM pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang keketat, dari pintu masuk mengecek suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak, dan pakai masker.

Hari pertama PTM ini, siswa hanya diberikan pengarahan dan perkenalkan diri.

“Bagi siswa kelas 7 ini hari pertama hanya diberikan pengarahan saja, dan untuk kelas 8, 9 hanya membersihkan kelas,” ujar Arbainah.

Sementara itu, untuk kapasitas siswa dalam ruangan dikurangi 50 persen murid, satu kelas berisi 16 murid saja.

“Dari absen satu kelas dari urutan 1 sampai 16, besoknya dari 17 dan seterusnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengungkapkan, bagi zonasi di zona oranye siswa dan sekolah tidak diperkenankan untuk masuk.

“Jadi bagi anak dan sekolah di zona oranye kami tidak menurunkan untuk sekolah, dan kita minta setiap sekolah yang melaksanakan PTM setiap minggu di lakukan evaluasi,” tandasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait