Harga Cabe Rawit di Batola Kembali Merangkak Naik

Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S,Sos saat monitor harga di sejumlah pasar tradisional.(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com – Terpantau di pasar tradisional Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) harga cabe rawit kembali merangkak naik.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Batola pada Selasa (15/6/21) harga cabe rawit biasa alami kenaikan Rp 15 ribu per kilogramnya, harga minggu lalu Rp 25 ribu/kg menjadi Rp40 ribu, sedangkan cabe rawit lokal Rp50 ribu jadi Rp55 ribu/kg, dan cabe rawit tiung Rp45 ribu jadi Rp60/kg

Bacaan Lainnya

Selain itu, sejumlah ikan segar juga mengalami kenaikan harga, namun kenaikan masih dinilai wajar, karena kenaikan per kilogramnya kisaran Rp2 ribu – Rp3 ribu/kg.

“Selain cabe rawit yang alami kenaikan harga diatas 10 ribu per kilogramnya adalah kacang kedelai yang semula Rp14 ribu naik menjadi Rp27 ribu/kg,” ujar Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono, S.Sos.

Disampaikan Surono, tak dipungkiri ada pula beberapa komoditi yang alami penurunan harga, seperti minyak goreng, daging ayam ras, telur bebek, bawang putih, bawang prei, ikan asin sepat, kubis, ikan segar papuyu, dan ikan segar gabus.

“Sejumlah komoditas yang tidak saya sebutkan, saat ini masih bertahan pada harga normal, artinya tidak ada kenaikan dan penurunan harga,” pungkasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait