Review Spanyol vs Swedia: Viking Curi Poin di Sevilla

  • Whatsapp
Ket. Kapten Spanyol Jordi Alba gagal memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan atas Swedia.(ist)(kalselpos.com)

Sevilla, kalselpos.com – Bangsa Viking terkenal sebagai bangsa penjelajah. Hampir setiap jengkal daratan Eropa pernah mereka kunjungi, tak terkecuali semenanjung Iberia. Berdasarkan catatan sejarah, Viking pernah sampai ke Spanyol tepatnya di kota Sevilla pada tahun 844, setelah sebelumnya menaklukan pesisir Portugal.

Bacaan Lainnya

Seperti biasa, mereka menjarah habis-habisan kota yang mereka kunjungi. Waktu itu Sevilla termasuk dalam kerajaan Islam Cordoba. Viking sampai pada tanggal 25 September 844 dan berhasil menduduki kota hanya dalam kurun waktu seminggu.

Mengetahui hal tersebut Raja Cordoba, Amir Abd ar-Rahman II, mengirim pasukan yang dipimpin oleh Isa ibn Shuhayd. Setelah bertempur habis-habisan, Viking akhirnya kalah jumlah pasukan dan menyerah atas pasukan Cordoba.

1177 tahun kemudian, tepatnya tahun 2021, anak cicit-anak cicit bangsa Viking kembali ke Sevilla dengan berbaju Swedia. Mereka ingin kembali menaklukan tuan rumah dalam peperangan berbentuk sepakbola. Sayang, Dewa mereka, Zlatan Ibrahimovic -membuktikan bahwa dia bukan Dewa- mengalami cedera dan tak bisa bermain di lapangan.

Alhasil tim Swedia hanya bertugas untuk mengambil bola dan membuang bola ke depan saja di pertandingan ini. Penguasaan bola 85% berbanding 15% membuktikan semuanya. Untungnya, mereka tidak sampai mengalami kekalahan kedua, dan berhasil memaksakan hasil imbang 0-0.

Spanyol sudah tidak mempunyai penyerang setajam David Villa atau Fernando Torres. Morata hanya bisa membuang peluang dan pemain lainnya hanya bisa memegang kepala melihat peluang yang terbuang itu. 17 tendangan yang hanya bisa menjadi statistik, tidak mejadi gol.

Agaknya Spanyol juga kehilangan sosok pemimpin Isa ibn Shuhayd di skuadnya. Adalah Sergio Ramos, sang kapten, biasanya menjadi pemecah kebuntuan melalui golnya saat timnya sedang buntu.

Semalam Ramos hanya bisa pamer sepeda dengan nomer 15 yang membuktikan bahwa dia masih mendukung Spanyol walau tak ada satupun pemain Real Madrid masuk dalam skuad pilihan mantan pemain dan pelatih Barcelona, Luis Enrique.

Luis Enrique mengakui Timnas Spanyol kerepotan menembus rapatnya pertahanan Swedia. Dirinya menyesali kegagalan anak asuhnya memaksimalkan kans untuk mencetak gol, pada laga yang dihelat di stadion Ramon Sanchez Pidzuan, Selasa (15/6/2021) dini hari tersebut.

“Kami menghadapi rival yang memutuskan untuk bertahan dan menggantungkan semua harapan mereka pada umpan panjang ke depan. Meski begitu, Swedia punya peluang untuk menang!” ujar Enrique.

Mantan pelatih Barcelona itu pun meminta maaf karena gagal membawa La Furia Roja merengkuh kemenangan pada laga perdana Euro 2020.

“Hasil imbang seperti ini terasa buruk dan saya minta maaf untuk para pemain dan suporter, karena ini adalah malam yang seharusnya kami menangkan. Kesibukan kami adalah menciptakan peluang gol dan kami melakukannya, tetapi kami tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut,” lanjutnya.

Hasil itu membuat Spanyol berada di urutan kedua Grup E Euro 2020 dengan nilai satu, tertinggal dua poin dari Slovakia yang menghuni posisi teratas. Sementara itu, Swedia berada di tempat ketiga juga dengan mendulang satu angka.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.