Sepi Job, Perpeo Kalsel sampaikan uneg-uneg ke DPRD

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin (kiri) ketika menerima kunjungan pengusaha event organizer di banua.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Pengusaha Event Organizer (EO) di banua mengeluhkan sepinya pekerjaan (job) mereka dalam kurun waktu 1 tahun terakhir akibat dari pandemi Covid-19, kondisi ini tentu saja membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga.

Hal ini sangat memukul para pengusaha dibidang entertainment (hiburan) termasuk penyedia jasa profesional penyelenggara acara yang sering dipakai oleh pemilik acara sesuai keinginan.

Bacaan Lainnya

“Memang kita akui semua sektor terpukul akibat wabah Covid-19, termasuk EO karena dilarang mengumpulkan masa,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin, Minggu (13/6).

Seperti yang disampaikan Perwakilan Persatuan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalsel,
Muhammad Rosadi, mereka menyampaikan uneg-uneg usaha yang dijalani di banua menghadapi sejumlah masalah dengan bisnis yang mereka jalankan.

Kondisi ini bagian dari resiko guna mengurangi penularan virus, namun sebagai wakil rakyat tentu saja tidak akan tinggal diam, harus ada opsi solusi agar nantinya EO ini bisa kembali berperan aktif lagi agar pemulihan ekonomi bisa berjalan.

“Kebijakan pembatasan ini diantara cara memutus mata rantai penyebaran virus dengan membatasi aktifitas masyarakat dan EO ini kalau pun ada, sangat terbatas,” terangnya.

Para pengusaha EO ini menurutnya juga dihadapkan standarisasi dan verifikasi EO dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan event sangat penting. Selain menyulitkan kesempatan berusaha, juga mempersempit peluang mendapat order.

Menyikapi keluhan tersebut pria yang karib disapa Bang Dhin ini berharap kepada pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperhatikan nasib para pengusaha EO ini meski banyak klien yang tidak berani menyelenggarakan kegiatan, acara dan lain-lain.

“Saya berharap, para pemangku kepentingan bersinergitas dan memerhatikan keluhan pengusaha EO. Semoga dengan standarisasi dan verifikasi ini adalah regulasi yang dibuat bukan mempersulit, namun sebaliknya justru mempermudah kerja-kerja EO,” pungkasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.